Delapan Gelar Manchester City Berpotensi Dicabut Limpahan Trofi untuk Liverpool, MU, & Arsenal

Ivan.Mardiansyah • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 19:48 WIB
Skenario perubahan sejarah Liga Inggris jika 8 gelar Manchester City dicabut. Liverpool, MU, dan Arsenal berpotensi dapat limpahan trofi.
Skenario perubahan sejarah Liga Inggris jika 8 gelar Manchester City dicabut. Liverpool, MU, dan Arsenal berpotensi dapat limpahan trofi.

 

LombokPost - Keputusan hukum yang menjerat Manchester City berpotensi mengubah total peta sejarah kompetisi tertinggi sepak bola Inggris. Wacana pencabutan delapan gelar juara Premier League milik skuad The Citizens secara retrospektif kini memicu spekulasi besar mengenai siapa klub yang berhak menyandang status juara alternatif.

Jika otoritas Liga Inggris menerapkan mekanisme penyerahan gelar kepada tim yang mengakhiri musim di posisi runner-up, maka papan atas klasemen sejarah dipastikan bakal berubah drastis. Tiga klub raksasa yakni Liverpool, Manchester United, dan Arsenal menjadi pihak yang paling diruntungkan dari skenario perombakan trofi tersebut.

Liverpool menjadi tim yang paling banyak mendapatkan limpahan gelar jika sanksi retrospektif tersebut benar-benar direalisasikan. Skuad The Reds berpotensi menambah empat koleksi trofi Premier League, terutama pada musim-musim sengit seperti 2013/2014, 2017/2018, 2018/2019, serta 2021/22 saat mereka hanya berselisih poin tipis di bawah dominasi Manchester City.

Baca Juga: Kontroversi Derby Manchester, Pro Ref Akui VAR Buat Kesalahan pada Gol Erling Haaland

Sementara itu, rival sekota mereka yaitu Manchester United juga berpeluang mengamankan dua tambahan gelar juara domestik. Dua musim yang menjadi sorotan utama bagi publik Old Trafford adalah kompetisi edisi 2011/2012 yang ditentukan lewat selisih gol dramatis serta musim 2020/2021 saat tim Setan Merah konsisten mengawal posisi kedua.

Klub papan atas London, Arsenal, tidak ketinggalan ikut mengamankan bagian dari redistribusi trofi bergengsi tersebut. Meriam London berpotensi menambah dua gelar Premier League secara instan untuk capaian impresif mereka saat finis sebagai runner-up berturut-turut pada musim 2022/2023 dan 2023/2024.

Baca Juga: Miliarder Dubai Hussain Sajwani Bidik Saham Glazer, Siap Bangun Stadion Megah Manchester United

Skenario perubahan dramatis ini mencatatkan total redistribusi delapan trofi utama kepada para pesaing terdekat di panggung domestik. Konstelasi perolehan gelar klub-klub tradisional Inggris pun dipastikan bakal terombang-ambing jika keputusan hukum mutlak tersebut resmi dijatuhkan oleh regulator liga.

Meski demikian, wacana penyerahan trofi secara otomatis kepada tim peringkat kedua masih memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat hukum olahraga. Sebagian kalangan menilai bahwa pengosongan status juara tanpa pemenang alternatif bisa saja menjadi pilihan keputusan yang diambil demi menjaga netralitas kompetisi.

Dampak dari peninjauan ulang rekam jejak juara ini tidak hanya mengubah catatan di buku sejarah, tetapi juga mengacak peta rivalitas klub-klub elit Britania Raya. Diskusi panas mengenai pembatalan delapan gelar juara milik Manchester City ini pun terus menjadi sorotan utama jagat sepak bola dunia.

Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Premier League
Berita Sepak Bola Gelar Man City Dicabut liverpool manchester city manchester united