Ronaldo : Manchester United Klub Pemasaran

Ivan.Mardiansyah • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:44 WIB
Kritik menohok Cristiano Ronaldo soal Manchester United kembali viral. Sindir fokus pemasaran hingga fasilitas klub yang tertinggal
Kritik menohok Cristiano Ronaldo soal Manchester United kembali viral. Sindir fokus pemasaran hingga fasilitas klub yang tertinggal

 

LombokPost- Pernyataan kontroversial yang pernah dilontarkan bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, mengenai kondisi internal Manchester United kini mendadak kembali menjadi bahan perbincangan hangat publik sepak bola. Komentar menohok yang sempat memicu polemik besar tersebut kembali mencuat di tengah ketatnya perdebatan mengenai arah masa depan serta tata kelola Setan Merah.

Dalam sebuah sesi wawancara yang menggemparkan dunia olahraga beberapa waktu lalu, megabintang asal Portugal itu secara terbuka melontarkan kritik keras terkait fokus utama manajemen tim. Ia menilai ada pergeseran nilai yang cukup mendasar di dalam tubuh klub raksasa asal Inggris tersebut.

"Manchester adalah klub pemasaran. Mereka mendapatkan uang dari pemasaran. Dalam hal olahraga, menurut saya, mereka tidak benar-benar peduli," tegas Cristiano Ronaldo saat membeberkan pandangannya mengenai situasi internal Setan Merah.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sentil Kritik Publik, Tegaskan Dirinya Pemain Terhebat Sepanjang Sejarah Sepak Bol

Tidak hanya menyentil orientasi bisnis manajemen, Cristiano Ronaldo juga memberikan peringatan keras terkait masa depan kompetitif klub. Ia memprediksi Manchester United bakal makin kesulitan bersaing di level tertinggi dalam dua hingga tiga tahun ke depan apabila tidak ada perubahan mendasar yang dilakukan pihak manajemen.

Sorotan kritis yang disampaikan CR7 sebenarnya jauh melampaui sekadar catatan performa tim di atas lapangan hijau. Ia menyoroti minimnya inovasi dan perkembangan infrastruktur klub sejak era kepelatihan Sir Alex Ferguson berakhir pada tahun 2013 silam.

Baca Juga: Tanpa Obsesi Tak Kan Ada CR7, Thierry Henry Bela Cristiano Ronaldo untuk Tidak Dihakimi Cuma Karena

Menurut pandangan pemain yang identik dengan nomor punggung tujuh tersebut, Manchester United tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan klub-klub elite Eropa lainnya. Ketertinggalan itu mencakup berbagai lini krusial, mulai dari modernisasi fasilitas latihan, pemanfaatan teknologi, pengelolaan nutrisi, hingga penerapan metode pemulihan fisik pemain.

Ungkapan blak-blakan ini menjadi pemicu utama yang akhirnya menyudahi periode kedua pengabdian Cristiano Ronaldo di Stadion Old Trafford pada November 2022 lalu. Keputusan pemutusan kontrak tersebut menandai akhir yang cukup dramatis dari hubungan sang ikon dengan klub yang membesarkan namanya.

Kini, ucapan lama Cristiano Ronaldo tersebut kembali memicu diskusi hangat di kalangan pengamat dan suporter sepak bola. Meski saat itu dianggap sebagai pandangan pribadi yang subjektif, peringatan sang megabintang terbukti membuka mata publik bahwa persoalan mendasar di Manchester United memang telah mengakar sejak bertahun-tahun lalu.

Editor : Pujo Nugroho
Sumber : ESPN
Kritik Ronaldo Manchester United cristiano ronaldo manchester united