LombokPost- Persaingan papan atas Liga Italia Serie A 2026/2027 semakin panas. Lazio mencuri perhatian setelah membantai Sassuolo dengan skor 6-2 pada pekan kesembilan, Selasa (27/10) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Kemenangan telak tersebut mengukuhkan posisi Lazio di puncak klasemen sementara Liga Italia. Tidak hanya pesta gol, tim berjuluk Biancocelesti itu juga mempertahankan rekor belum terkalahkan setelah melewati sembilan pertandingan.Pada rangkaian laga yang sama, AS Roma dan Como juga meraih kemenangan penting. Roma menaklukkan Cagliari dengan skor 4-2 setelah sempat kehilangan keunggulan, sedangkan Como membalikkan keadaan untuk mengalahkan Torino 3-1.
Hasil tersebut membuat persaingan papan atas Serie A semakin menarik. Lazio masih memimpin, sementara Roma dan Como terus memburu posisi terbaik melalui kemenangan dramatis pada menit-menit akhir.
Baca Juga: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Tuchel Beri Pujian
Lazio langsung menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan melawan Sassuolo. Kenneth Taylor membuka keunggulan ketika laga baru berjalan dua menit. Sassuolo kemudian menyamakan kedudukan pada menit ketujuh melalui gol bunuh diri Josip Sutalo. Namun, Lazio tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menguasai pertandingan. Gustav Isaksen membawa Lazio unggul pada menit ke-13. Tiga menit berselang, Romano Floriani Mussolini menambah keunggulan menjadi 3-1.
Situasi Sassuolo semakin sulit setelah Kristian Thorstvedt menerima kartu merah langsung pada menit ke-31. Bermain dengan 10 pemain membuat tuan rumah harus bekerja lebih keras menghadapi tekanan Lazio. Sassuolo sempat memperkecil ketertinggalan melalui Sebastiano Esposito pada menit ke-43. Namun, Mattia Zaccagni mencetak gol keempat Lazio pada masa tambahan waktu babak pertama.
Lazio semakin menjauh selepas jeda. Tijjani Noslin mencetak dua gol pada menit ke-55 dan ke-65 untuk melengkapi kemenangan 6-2. Menariknya, Lazio sebenarnya berpeluang mencetak gol lebih banyak. Dua tendangan penalti mereka gagal dikonversi menjadi gol, tetapi hal tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan.Kemenangan ini memperlihatkan ketajaman lini serang Lazio sekaligus menjaga momentum mereka dalam persaingan gelar Liga Italia musim 2026/2027.
Baca Juga: Eddie Howe Masuk Radar MU, Empat Posisi Jadi Prioritas
Di pertandingan lain, AS Roma juga memperlihatkan mentalitas kuat ketika menjamu Cagliari. Sempat tertinggal lebih dahulu, Giallorossi akhirnya mengamankan kemenangan 4-2.Cagliari membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui M'Bala Nzola. Roma merespons dengan cepat lewat gol Emanuele Lulli lima menit kemudian.Momentum berbalik ke kubu tuan rumah. Pada menit ke-21, Niccolo Pisilli mencetak gol setelah menerima umpan dari Lulli untuk membawa Roma unggul 2-1.
Keunggulan tersebut sempat terancam menjelang akhir pertandingan. Daniel Maldini menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-81. Namun, Roma tidak menyerah. Rodrigo Mora membawa tuan rumah kembali memimpin pada menit ke-85, sebelum Donyell Malen memastikan kemenangan 4-2 hanya dua menit berselang.
Dua gol pada lima menit terakhir menjadi penentu kemenangan Roma. Tambahan tiga poin itu menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga Italia.Hasil tersebut juga menunjukkan pentingnya ketenangan pada fase akhir pertandingan, terutama ketika lawan berhasil menyamakan kedudukan saat laga hampir berakhir.
Baca Juga: Pedri Bongkar Penyebab Barcelona Kalah dari Real Madrid
Kemenangan dramatis juga menjadi milik Como. Bertandang ke markas Torino, tim asuhan Cesc Fabregas tersebut berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-1. Torino lebih dahulu memimpin melalui gol Che Adams pada menit ke-24. Keunggulan tuan rumah bertahan cukup lama meski Como terus berusaha mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Jacobo Ramon mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan umpan Nico Paz. Como kemudian semakin percaya diri. Pada menit ke-87, Nico Paz membawa timnya berbalik unggul setelah menyelesaikan umpan Yan Couto.
Torino mencoba mengejar ketertinggalan. Namun, justru Como yang kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu melalui Martin Baturina pada menit ke-90+2. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini menjadi tambahan penting bagi Como dalam persaingan papan atas Serie A.
Baca Juga: Jadi Wajah Masa Depan AC Milan, Christian Pulisic Sepakati Kontrak Baru
Lazio, Roma, dan Como pun sama-sama meraih hasil positif pada rangkaian pertandingan tersebut. Lazio tampil paling mencolok melalui kemenangan enam gol, sementara Roma dan Como menunjukkan kemampuan bangkit ketika menghadapi tekanan.
Hasil pekan kesembilan semakin menegaskan ketatnya persaingan Liga Italia Serie A 2026/2027. Lazio menjaga posisi teratas dengan 25 poin, sedangkan Roma dan Como terus berusaha memperbaiki posisi di klasemen. Bagi Lazio, kemenangan 6-2 atas Sassuolo menjadi modal penting untuk mempertahankan konsistensi. Sementara itu, kemenangan Roma atas Cagliari dan keberhasilan Como menaklukkan Torino memperlihatkan bahwa persaingan tidak hanya ditentukan oleh produktivitas gol, tetapi juga kemampuan menjaga fokus hingga peluit akhir.
Dengan kompetisi yang masih panjang, hasil-hasil tersebut menjadi bagian penting dalam perebutan posisi terbaik di klasemen Liga Italia. Performa konsisten pada pertandingan berikutnya akan menjadi faktor penentu bagi Lazio, Roma, dan Como untuk menjaga ambisi mereka pada musim ini.
Editor : Kimda FaridaSumber : Bola.com