Pihak RSUP NTB memastikan perempuan 21 tahun ini meninggal karena mengidap penyakit ginjal. ’’Bukan meninggal karena korona,’’ kata Ketua Satgas Penanganan Virus Corona RSUD NTB, dr. Nyoman Wijaya Kusuma dihubungi Lombok Post.
Kepastian itu diperkuat hasil tes laboratorium. Nyoman mengaku, pihaknya sudah tes swab terhadap pasien sebelum dipulangkan ke Bima. ’’Sudah (tes swab), hasilnya negatif,’’ ungkap dia.
Diketahui, almarhumah dinyatakan positif korona sepulang dari Sulawesi Selatan. Sekitar dua pekan dirawat di RS Sondisia Bima, pasien dikonfirmasi sembuh dari virus asal Wuhan, China, Rabu (13/5).
Sepulang dari masa penyembuhan korona, pasien di bawah ke RSUP NTB. Karena sebelumnya, dia memiliki riwayat penyakit ginjal. (jlo/r8) Editor : Islamuddin