
LombokPost-Opening Ceremony Race 2 GT World Challenge Asia (GTWCA) di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika berlangsung meriah dengan menampilkan seni budaya khas Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penampilan tersebut menjadi pembuka jelang balapan sekaligus ajang promosi budaya di level internasional.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan putra-putri NTB yang membawakan tari tradisional.
Gerakan dinamis dipadukan dengan musik khas daerah menciptakan suasana memikat, menggambarkan identitas budaya Lombok dan sekitarnya.
Para penampil mengenakan busana adat dengan warna cerah dan detail kaya makna, menampilkan keberagaman serta keindahan warisan budaya lokal di hadapan penonton dan peserta internasional.
Baca Juga: Mandalika Digadang Jadi Hub Motorsport, Penyelenggaraan GTWCA Semakin Baik
Kesenian gendang beleq khas Lombok turut menggema di area grid.
Dentuman ritmis alat musik tradisional ini menghadirkan energi kuat yang membangkitkan semangat jelang balapan.
Penampilan tersebut menjadi salah satu sorotan karena menghadirkan atmosfer autentik yang jarang ditemui dalam ajang balap internasional.
Opening Ceremony GTWCA semakin semarak dengan aksi marching band Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Dengan formasi rapi dan aransemen musik penuh semangat, penampilan mereka memberikan sentuhan modern yang berpadu dengan unsur tradisional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




