Bantuan yang digelontorkan via Dinas Pertanian Kota Bima diberikan dalam upaya pengembangan tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk sayur-sayuran berupa tanaman tomat, cabai, bawang merah, sawi, dan kacang panjang khusus di kelurahan Kodo, Kolo, dan Rite. Sedangkan buah-buahan di Kelurahan Dodu dan Nungga.
Wali Kota Bima Muhammad Lutfi mengatakan pemberian bantuan agar petani tidak hanya fokus menanam jagung. Tetapi bisa mengembangkan tanaman, seperti sayur dan buahan. "Harapannya, petani kita dapat menanam sayuran, sehingga kita yang berdagang sayur tidak lagi mendatangkan dari luar Kota Bima," kata wali kota.
Penerima bantuan diminta agar benih dari pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik. Agar hasil pertanian berkualitas dan bermanfaat untuk peningkatan ekonomi.
"Dinas harus selalu dampingi dan terus membimbing petani. Bantuan ini harus bermanfaat dan tepat sasarannya," pesan mantan anggota DPR RI ini.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Darwis mengatakan bantuan benih ini diharapkan mampu mendongkrak hasil pertanian. Nantinya hasil panen petani akan dijual dengan kemas yang menarik. ’’Pakai kemas yang bagus supaya bisa di pasarkan di supermarket-supermarket yang ada di Kota Bima,” katanya.
Pemberian bantuan ini menjadi percontohan bagi masyarakat dalam upaya pengembangan tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan berbasis sentra. Pengembangan berbasis sentra ini sebagai proses pembelajaran bagi masyarakat. Terutama soal budidaya sayur dan buah sesuai anjuran dengan perencanaan yang sistimatis. ”Tidak hanya memikirkan bagaimana proses pengembangan kawasan dan proses budidayanya, tetapi juga kita memikirkan bagaimana pasarnya,” ujarnya.
Penyerahan bantuan di aula Sekolah Alam Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima pada di hadiri Ketua TP PKK Kota Bima Hj Ellya HM Lutfi. Hadir pula kepala perangkat daerah lingkup pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah serta perwakilan petani dari Kecamatan Raba dan Rasanae Timur. (jlo/r8)
Editor : Administrator