Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Awal Tahun, 245 Pasangan Ajukan Cerai di Bima

Galih Mps • Rabu, 26 Januari 2022 | 17:03 WIB
SETIA MENUNGGU: Beberapa pasien sedang menunggu di loket penyerahan resep di RSUD Kota Mataram, belum lama ini.
SETIA MENUNGGU: Beberapa pasien sedang menunggu di loket penyerahan resep di RSUD Kota Mataram, belum lama ini.

BIMA-Permohonan perceraian di Kabupaten dan Kota Bima yang masuk di Pengadilan Agama (PA) Bima mencapai 245 perkara. Terdiri dari, 193 cerai gugat dan 52 kasus cerai talak. ’’Jumlah tersebut hingga 25 Januari ini,’’ kata Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Bima Kelas IB Ma'aruf, Selasa (25/1).


Dia mengungkapkan, alasan pengajuan cerai gugat maupun cerai talak macam-macam. Seperti meninggalkan salah satu pihak. Salah seorang diantara suami isteri itu keluar daerah atau bekerja di luar negeri selama bertahun-tahun, tidak kembali.


Alasan lain, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), sehingga salah seorang memilih untuk bercerai. "Termasuk alasan perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus maupun persoalan ekonomi," jelasnya.


Dari empat alasan perceraian itu, terbanyak perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus. Totalnya sebanyak 43 kasus.


Disusul alasan meninggalkan salah satu pihak, sebanyak 29 kasus. KDRT 8 kasus dan faktor ekonomi hanya 6 kasus. Sementara faktor lain bebernya,  karena zina, mabuk, murtad, cacat badan, kawin paksa, madat, dihukum penjara dan poligami. Bahkan ada yang ajukan gugatan tanpa menyebutkan alasannya.


"Untuk mereka yang belum memberikan alasan mengajukan perceraian, nanti akan terungkap,’’ katanya.


Alasan pengajuan cerai, lanjut Ma'ruf, hanya sebagian kecil yang tertulis pada format laporan pengaduan. Nanti akan terungkap saat persidangan. "Alasan itu tidak boleh kita ungkap, hanya majelis hakim yang boleh tahu," pungkasnya. (jul/r8)

Editor : Galih Mps
#Perceraian #Bima