Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

SMPN 7 Kota Bima Kekurangan Siswa, Sebagian Kelas Ditutup

Galih Mps • Kamis, 21 Juli 2022 | 20:00 WIB
JUMLAH SISWA MENURUN: Siswa baru yang mendaftar di SMPN 7 Kota Bima tidak melampaui target.(KEMENDIKBUD)
JUMLAH SISWA MENURUN: Siswa baru yang mendaftar di SMPN 7 Kota Bima tidak melampaui target.(KEMENDIKBUD)

KOTA BIMA-SMPN 7 Kota Bima terpaksa menutup sebagian kelas. Ini imbas penerapan sistem zonasi yang mengakibatkan jumlah siswa baru menurun.


Untuk tahun ajaran baru 2022-2023 ini, jumlah siswa baru hanya 62 orang. Padahal di sekolah tersebut tersedia 15 ruang kelas. "Benar-benar benar jauh dari target. Sistem zonasi yang diterapkan tidak berjalan semestinya," kata Kepala SMPN 7 Kota Bima Sa'adatul Hayat, Rabu (20/7).


Dampak berkurangnya jumlah siswa mengharuskan sekolah menutup sebagian ruang kelas. "Dari 15 ruang kelas yang ada, sebagiannya terpaksa ditutup," tuturnya.


Adanya sistem zonasi, menurut dia, seharusnya bisa memenuhi kebutuhan siswa baru. Tetapi tamatan siswa SD terdekat saja melanjutkan pendidikan di sekolah lain di luar zona. "Orang tua cenderung memilih sekolah di luar zona sesuai keinginan mereka. Kami tentu tidak bisa memaksa," kata dia.


Berbagai upaya telah dilakukan guna menarik perhatian orang tua agar mendaftarkan anaknya di sekolah itu. Namun usaha itu tidak mampu meningkatkan jumlah siswa baru. "Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, tidak tertutup kemungkinan sekolah ini akan bubar alias tidak beraktivitas lagi," ujarnya.


 Dia meminta penerapan sistem zonasi bisa diperketat lagi. "Jangan ada yang keluar jalur lagi. Lulusan siswa SD terdekat bisa mendaftar di sekolah kami," harapnya. (man/r8)

Editor : Galih Mps
#Bima