Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikira Tidur, Nelayan Asal Bima ini Ternyata Sudah Meninggal

M Islamuddin • Rabu, 10 Januari 2024 | 14:50 WIB
DISEMAYAMKAN: Jenazah Adhar Saruji saat disemayamkan di rumah duka di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.(ISTIMEWA/LOMBOK POST)
DISEMAYAMKAN: Jenazah Adhar Saruji saat disemayamkan di rumah duka di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.(ISTIMEWA/LOMBOK POST)
LombokPost-Seorang nelayan bernama Adhar Saruji, warga Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima ditemukan meninggal dunia di perahu bagan, Senin dini hari (8/1). Sebelum ditemukan meninggal, korban pamit istirahat usai mengangkat ikan di jaring.
 
Sekretaris Desa (Sekdes) Kore Roni Darmawansyah membenarkan kejadian itu. "Korban ditemukan dalam kondisi luka memar di sebagian tubuh bawah perut," katanya, Rabu (9/1).
 
Kejadian bermula saat korban bersama sejumlah nelayan lain pergi jaring ikan menggunakan perahu bagan di perairan Sanggar, Bima. Kemudian di tengah malam, korban sempat mengangkat ikan hasil tangkapan menggunakan jaring bersama rekan-rekannya. Usai angkat jaring, korban kemudian minta izin istirahat di kamar bagan.
 
Beberapa saat kemudian, korban dipanggil oleh sejumlah rekannya namun tak dijawab. Karena gak direspon, rekannya lalu mendatangi dan menemukan korban yang sudah terbujur kaku.
 
“Awalnya korban dikira sedang tidur, tapi ternyata saat didatangi sudah dalam kondisi meninggal dunia,” bebernya.
 
Selanjutnya, mayat korban dibawa ke Puskesmas Sanggar pada Senin pagi untuk dilakukan pemeriksaan fisik. Hasilnya, pada tubuh bagian bawah perutnya terdapat luka memar.
 
“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban dan menganggap sebagai musibah,” katanya. (jlo/r8)
Editor : Kimda Farida
#Meninggal #Nelayan #Bima