Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas PUPR Kota Bima Gelar Pelatihan Bagi KSM Terkait Program Sarpras Sanitasi Air Limbah

M Islamuddin • Kamis, 30 Mei 2024 | 12:22 WIB
Sekretaris Dinas PUPR Kota Bima Junaiddin dan Kabid Cipta Karya Muhammad Syahwan membuka pelatih kegiatan sarana dan prasarana sanitasi air limbah Kota Bima di aula Hotel La Ila, Kamis (30/5).
Sekretaris Dinas PUPR Kota Bima Junaiddin dan Kabid Cipta Karya Muhammad Syahwan membuka pelatih kegiatan sarana dan prasarana sanitasi air limbah Kota Bima di aula Hotel La Ila, Kamis (30/5).

LombokPost - Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima mengadakan pelatihan bagi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) program Sarana dan Prasarana (Sarpras) Sanitasi Air Limbah.

Pelatihan yang dibuka Sekretaris Dinas PUPR Kota Bima Junaiddin berlangsung di aula holet La Ila, Kota Bima, Kamis (30/5).

Sekretaris Dinas PUPR Kota Bima Junaiddin meminta kepada peserta untuk memperhatikan materi pelatihan yang diberikan. "Dengarkan baik-baik apa yang disampaikan, karena ini modal untuk pelaksanaan program," kata Junaidin yang juga pejabat pembuat komitmen (PPK) program Sarpras Sanitasi Air Limbah ini.

Dia mengingatkan agar para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas sanitasi air limbah di daerah masing-masing. Sehingga kesehatan lingkungan dan masyarakat dapat terjaga dengan baik.

"Dengan ilmu yang telah diperoleh, semoga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," harap dia," harap dia.

Pelatihan ini upaya berkelanjutan Dinas PUPR dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain itu, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui pengelolaan air limbah yang lebih baik.

"Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam serta keterampilan praktis kepada para peserta untuk menangani masalah sanitasi air limbah," katanya.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Syahwan menjelaskan, pelatihan ini diikuti KSM dari kelurahan yang mendapat program tersebut. Yakni Kelurahan Kolo, Jatibaru Timur, Jatibaru Barat, Penanae, Dodu, Nitu, Nungga, Lelamase, dan Kendo.

"Kelurahan Kolo mendapat 56 unit paket sanitasi. Sedangkan delapan kelurahan mendapat 55 unit sanitasi," sebutnya.

Program sanitasi ini bersumber dari DAK senilai Rp 7,2 miliar. Satu unit sanitasi dianggarkan Rp 687 juta.

"Pelatihan ini, para peserta diberi pelatihan tentang teknik pembangunan, pengawasan, termasuk laporan penggunaan uang," kata dia. (jlo/r8)

Editor : Jelo Sangaji