LombokPost-Seleksi administrasi calon Sekda Kota Bima sudah rampung. Enam orang dinyatakan lolos, sementara satu lagi dinyatakan gugur.
Ketua Pansel Sekda Kota Bima Iwan Harsono mengatakan, hingga hari terakhir ada tujuh orang mendaftar. Namun satu orang tidak memenuhi syarat administrasi.
"Hari terakhir ada satu orang mendaftar, pak Hasyim. Total ada tujuh, tapi satu orang tidak melengkapi berkasnya," kata Iwan kepada Lombok Post, Selasa (28/10).
Enam peserta yang lolos, yakni Kepala Bappeda Kota Bima Syarif Rustaman; Kepala Brida Kota Bima Arif Roesman Effendy; Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima Is Fahmi; mantan Inspektur Inspektorat Kota Bima Muhammad Fakhrunraji; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bima Sukarno; dan kepala Diskominfotik Kota Bima Muhammad Hasyim. "Yang tidak lolos Abdul Jamal, pejabat Pemprov Jawa Timur (Jatim)," ungkap dia.
Setelah seleksi berkas administrasi dan pengumuman peserta yang lolos, selanjutnya Pansel akan mendalami rekam jejak peserta 29-31 Oktober.
Kemudian, asesmen center 3-4 November 2025. Seleksi penulisan makalah 5 November. "Wawancara dan presentasi akhir tanggal 6-7 November dan pengumuman hasil akhir seleksi 12 November," sebut dia.
Dia melihat antusiasme para aparatur sipil negara (ASN) untuk mengikuti seleksi terbuka sangat tinggi. Hal ini menunjukkan semangat kompetitif dan keinginan kuat dari para pejabat ASN untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah.
"Seleksi terbuka Sekda Kota Bima ini berlangsung secara transparan, akuntabel, dan kompetitif, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya.
Diketahui, tim Pansel berjumlah lima orang, terdiri atas unsur Pemprov NTB, akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat.
Mereka adalah dosen Unram Iwan Harsono, Pj Sekda NTB Lalu Muhammad Faozal, Kepala BKD NTB Tri Budiprayitno, I Ketut Budastra, dan dosen Unram Muhammad Risnain.
Editor : Jelo Sangaji