Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati dan Wabup Bima Absen, Sekda dan 28 Pejabat Jalani Tes Urine

M Islamuddin • Rabu, 28 Januari 2026 | 10:08 WIB

Wabup Bima Irfan Zubaidy saat memantau pejabat Pemkab Bima menjalani tes urine mendadak, Senin (26/1).
Wabup Bima Irfan Zubaidy saat memantau pejabat Pemkab Bima menjalani tes urine mendadak, Senin (26/1).

 

LombokPost-Pemkab Bima dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bima menggelar tes urine mendadak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 28 pejabat, termasuk Sekda Bima Adel Linggi Ardi diambil sampel urine, Senin (26/1). 

Tes urine yang yang melibatkan ASN dari 11 bagian ini berlangsung di Kantor Bupati Bima. Tim medis BNN melakukan tes urine secara acak dan transparan.

"Tes urine ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan birokrasi," kata Wakil Bupati Bima Irfan Zubaidy didampingi Sekda Adel Linggi Ardi.

Baca Juga: Realisasi Investasi NTB Lampaui Target Nasional tapi Kabupaten dan Kota Bima Jadi Sorotan

Dia menegaskan, tes urine merupakan upaya preventif dan deteksi dini, bukan untuk mencari kesalahan. “ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat. Tes urine ini adalah bentuk pembinaan dan pengawasan agar lingkungan pemerintahan tetap bersih dari narkoba,” jelasnya.

Dia menambahkan, Pemkab Bima berkomitmen menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan pengawasan secara berkelanjutan.

Kepala BNN Bima Budi Suryono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Baca Juga: Penuhi Petunjuk Jaksa, Polres Bima Segera Limpahkan Berkas Tersangka Korupsi RSUD Sondosia

Dia mengungkapkan, Bupati Bima Ady Mahyudi tidak mengikuti tes urine karena sedang dinas luar daerah. Begitu juga dengan Wabup Irfan. “Dari hasil pemeriksaan terhadap ASN yang mengikuti tes, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Hasil resmi akan kami serahkan kepada Pemkab Bima,” jelas Budi.

Ke depan, BNN Kabupaten Bima akan terus melakukan tes urine secara acak, mendadak, dan transparan. Menurutnya, ASN memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan program Kabupaten Bima Bersih Narkoba (Bersinar) yang telah dicanangkan beberapa bulan lalu.

“Dengan adanya tes urine ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas,” pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#BNN #Ady Mahyudi #Wakil Bupati Bima #Tes Urine #Bupati Bima