Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menhan Tekankan TNI Harus Bermanfaat bagi Rakyat, Tinjau Pembangunan Brigif TP 31 dan Yonif TP 875 di Dompu

Lombok Post Online • Senin, 9 Februari 2026 | 12:14 WIB
TINJAU: Menhan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau Markas Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa di Doro Mboha.
TINJAU: Menhan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau Markas Brigif TP 31/Perisai Sakti dan Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa di Doro Mboha.

LombokPost - Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau Markas Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 31/Perisai Sakti dan Batalyon Infanteri (Yonif) TP 875/Sangga Yudha Perkasa di Doro Mboha, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Dompu, Sabtu (7/2).

Pembangunan Brigif TP 31 berdiri di atas lahan seluas 30 hektare, sedangkan Yonif TP 875 menempati lahan sekitar 50 hektare.

Kedua satuan tersebut dirancang untuk menampung sekitar 800 personel TNI AD yang telah mulai menempati lokasi sejak November 2025.

Menhan Sjafrie mengatakan, pembangunan Brigif dan Yonif tersebut merupakan bagian dari strategi Kemenhan dalam memperkuat sistem pertahanan dan keamanan wilayah, khususnya di NTB dan Dompu.

Dia menekankan pentingnya peran prajurit TNI dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. 

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya harus dirasakan dari sisi keamanan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga.

“Keberadaan kalian di sini agar rakyat bisa aman dan juga nyaman. Jangan pernah sekali-sekali menyakiti hati rakyat. TNI harus bermanfaat untuk rakyat,” tegas Sjafrie di hadapan para prajurit.

Menhan juga mendorong agar prajurit TNI turut berkontribusi dalam sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, sehingga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal.

"TNI berasal dari rakyat dan memiliki tanggung jawab moral untuk selalu berpihak kepada rakyat, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi keselamatan masyarakat dari Sabang hingga Merauke," ujar dia.

Sjafrie menegaskan, seluruh fasilitas dan perlengkapan yang digunakan oleh TNI bersumber dari rakyat, sehingga pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan.

“Kedatangan saya ke sini untuk memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh prajurit agar selalu bekerja dan menjaga kepentingan rakyat. Selamat bertugas, selamat berjuang, jaga disiplin dan semangat sebagai prajurit muda,” ujarnya. (gun/r5)

Editor : Kimda Farida
#Lahan #prajurit #menhan #Dompu #TNI