LombokPost - Bupati Dompu Bambang Firdaus resmi menerima gelar kehormatan adat Ma Kapahu Rawi dari Yayasan Kesultanan Dompu.
Penganugerahan tersebut dilakukan pada puncak perayaan Hari Jadi ke-211 Kabupaten Dompu, Sabtu (11/4).
Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya memperkuat jati diri budaya dan melestarikan warisan sejarah masyarakat Dompu.
Baca Juga: Lindungi Anak dari Bahaya Malam Hari, Bupati Dompu Luncurkan Program "Kambeke Ana 21"
Bupati Bambang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
Dia menegaskan gelar tersebut bukan sekadar simbol, melainkan amanah besar.
“Gelar ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus menjunjung tinggi nilai adat, budaya, dan kearifan lokal Dana Dompu,” katanya.
Baca Juga: Bupati Bambang Buka Gerbang Wisata Hiu Paus Soro, Jadi Magnet Baru Pariwisata di Dompu
Dia menjelaskan, nilai-nilai budaya dan agama akan terus menjadi landasan dalam pembangunan daerah.
Sejumlah program yang akan didorong ke depan, di antaranya pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk Sultan Muhammad Sirajuddin, pembangunan Museum Dompu, replika Istana Kesultanan, serta penguatan eksistensi Suku Dompu.
Bupati turut memimpin pembacaan Ikrar Suku Dompu di hadapan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan warga.
Baca Juga: Bupati Dompu Dorong Pelestarian Budaya Lewat Festival Literasi
Ikrar tersebut menegaskan komitmen menjaga kehormatan, persatuan, dan identitas budaya masyarakat Dompu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Selain itu, masyarakat juga diajak menolak segala bentuk upaya yang merendahkan martabat Suku Dompu, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
"Pada momentum ini, diharapkan kebangkitan budaya lokal dapat menjadi energi baru dalam mewujudkan Dompu yang maju, sejahtera, religius, dan beradab," tandas Bambang. (gun/r5)
Editor : Redaksi