LombokPost-Pemkab Dompu menggenjot pembangunan 17 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diproyeksikan menjadi penguat rantai pasok sekaligus memperlancar distribusi barang kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dompu Wahyono mengatakan, progres pembangunan saat ini terus bergerak. Sejumlah gerai bahkan sudah mendekati tahap akhir dan siap difungsikan dalam waktu dekat. “Sebanyak 17 gerai sedang dalam proses pembangunan. Beberapa hampir rampung,” katanya, kemarin.
Pembangunan gerai tersebut mendapat dukungan PT Agrinas Pangan Nusantara, BUMN hasil transformasi dari PT Yodia Karya. Setiap unit gerai dibangun dengan ukuran sekitar 20 x 30 meter di atas lahan seluas 6 hingga 10 are.
Baca Juga: Giliran Camat Pajo Akan Diperiksa, Terkait Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa di Dompu
Wahyono menjelaskan, pemanfaatan lahan dilakukan dengan mengoptimalkan aset milik pemerintah daerah. Tidak menutup kemungkinan juga menggunakan lahan milik pemerintah provinsi, dengan koordinasi lintas instansi untuk memastikan administrasi aset tetap tertib.
Dari sisi anggaran, satu unit gerai membutuhkan dana sekitar Rp 1,6 miliar untuk pembangunan fisik dan pengadaan peralatan. Angka itu belum termasuk pengisian barang dagangan. "Sumber pembiayaan berasal dari pemerintah pusat dengan pelibatan KDKMP dan masyarakat dalam pelaksanaannya," jelas dia.
Secara kelembagaan, KDKMP di Dompu telah terbentuk sebanyak 81 unit. Namun, baru 26 unit yang sudah menjalankan aktivitas usaha. Sisanya masih dalam tahap persiapan, terutama terkait penyediaan lahan.
Baca Juga: Masih Ada Pegawai Datang Terlambat ke Kantor, Bupati Dompu Soroti Disiplin ASN
Wahyono menegaskan, kehadiran gerai KDKMP tidak akan mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Justru sebaliknya, gerai tersebut akan berperan sebagai pusat distribusi atau grosir yang menyuplai kebutuhan ke toko-toko milik warga. “Fungsinya sebagai grosir, bukan eceran. Jadi tetap mendukung UMKM,” tegasnya.
Program KDKMP sendiri merupakan bagian dari prioritas nasional yang melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri. Selain memperkuat distribusi, program ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru dan memperluas peluang usaha di desa.
"Kami optimistis percepatan pembangunan gerai ini mampu mendorong kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan efisiensi distribusi barang kebutuhan masyarakat," tandas dia.
Editor : Jelo Sangaji