Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Siswa SMPN 12 Lelamase Keluhkan Kesulitan Akses Jaringan Internet, Pemkot Bima Siapkan Starlink di Lingkungan Sekolah

Jelo Sangaji • Senin, 11 Mei 2026 | 12:55 WIB
Siswa SMPN 12 Lelamase sedang materi pembelajaran daring menggunakan Starlink, Sabtu (9/5).
Siswa SMPN 12 Lelamase sedang materi pembelajaran daring menggunakan Starlink, Sabtu (9/5).

 

LombokPost-Pemkot Bima merespons cepat keluhan masyarakat Kelurahan Lelamase terkait keterbatasan akses internet di SMPN 12 Kota Bima yang selama ini menghambat proses pembelajaran berbasis digital.

Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan masyarakat melalui media sosial. Kondisi jaringan yang lemah membuat siswa kesulitan mengikuti kegiatan belajar mengajar yang membutuhkan koneksi internet, terutama dalam mengakses materi pembelajaran daring dan platform pendidikan berbasis teknologi.

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima sedang menyiapkan solusi sementara berupa layanan internet berbasis satelit Starlink di lingkungan sekolah tersebut.

Baca Juga: Kabar Baik! Gaji PPPK Paro Waktu di Bima Mulai Dibayar Bulan Ini

Kepala Bidang TIK Diskominfotik Kota Bima Endang Sri Sumanti mengatakan, wilayah Kelurahan Lelamase termasuk daerah dengan keterbatasan jangkauan sinyal telekomunikasi dan belum terlayani optimal oleh jaringan Telkom maupun provider internet lainnya.

“Kelurahan Lelamase merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi jaringan cukup lemah. Ini menjadi kendala tersendiri, terutama bagi sekolah yang saat ini sangat membutuhkan akses internet untuk mendukung proses pembelajaran,” katanya, Minggu (10/5).

Dia menjelaskan, penggunaan layanan Starlink dinilai menjadi solusi paling memungkinkan untuk sementara waktu. Karena teknologi internet berbasis satelit mampu menjangkau wilayah yang sulit mendapatkan akses jaringan konvensional.

Baca Juga: Kejari Bima Turun Cek Fisik Mobil Bor Rp 3,9 Miliar, Sejumlah Pejabat PUPR Diklarifikasi

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Bima terhadap kebutuhan pendidikan di era digital agar siswa tidak tertinggal dalam mengakses informasi dan teknologi pembelajaran.

“Untuk sementara, solusi yang dapat dilakukan adalah menghadirkan layanan Starlink agar aktivitas belajar mengajar yang membutuhkan internet dapat berjalan lebih optimal,” jelas dia.

Namun demikian, Endang mengakui keterbatasan fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran membuat pengadaan layanan tersebut baru diajukan untuk tahun berikutnya. “Pengadaan jaringan Starlink pada tahun 2027,” sebutnya.

Dia berharap upaya tersebut dapat memastikan siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak meski berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet.

"Kami juga berharap adanya dukungan pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih luas agar wilayah blank spot maupun daerah dengan sinyal lemah dapat memperoleh akses internet yang lebih stabil dan merata," tandas dia.

Editor : Jelo Sangaji
#smpn 12 lelamase #kesulitan jaringan internet #Bima #Pemkot Bima