LombokPost-Warga Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima digegerkan dengan penemuan jasad seorang pelajar, Senin pagi (18/5). Korban diketahui bernama Teguh Junianto, 17 tahun, siswa SMAN 1 Bolo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lahan kedelai Soo Mbadu.
Jasad pelajar asal Desa Tambe, Kecamatan Bolo, kali pertama ditemukan seorang petani Muhammad sekitar pukul 09.45 Wita. Saat itu, dia hendak menuju sawah. Ketika melintas di lokasi, saksi melihat sesosok tubuh dalam posisi tengkurap.
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan aparat keamanan. Tak lama berselang, polisi dan TNI tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban.
Baca Juga: Limbah Tahu dan Ternak Cemari Drainase, Sekda Kota Bima Perintahkan Segera Bangun IPAL
Sekitar pukul 10.25 Wita, jasad korban dibawa ke Puskesmas (PKM) Bolo di Desa Rato untuk penanganan medis dan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah itu, jenazah dipulangkan ke rumah duka di Desa Tambe dan tiba sekitar pukul 12.10 Wita.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan tewas, korban sempat pergi bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor. Namun, rekannya kemudian kembali seorang diri sambil membawa motor milik korban, sementara Teguh tidak kunjung pulang.
Setelah dua hari dinyatakan hilang, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah membusuk.
Sementara itu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, dalam waktu kurang dari 12 jam pelaku berinisial ML, 25 tahun, yang juga tetangga korban, berhasil ditangkap.
Baca Juga: Gara-Gara Saling Tatap, Dua Bersaudara Bacok Tetangga hingga Tewas di Bima
Kapolsek Bolo Iptu Muh. Sofyan membenarkan pengungkapan tersebut. “Kurang dari 12 jam, pelaku berhasil kami amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Polisi belum membeberkan motif dugaan pembunuhan tersebut karena proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung. "Pelaku sudah diserahkan ke Polres Bima," tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji