Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Polisi Selidiki Penyebab Kematian LC Asal Jakarta di Kota Bima

Jelo Sangaji • Senin, 29 Juni 2026 | 10:08 WIB
Anggota Polres Bima Kota mengevakuasi jenazah Yaomi yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Minggu siang (28/6).
Anggota Polres Bima Kota mengevakuasi jenazah Yaomi yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Minggu siang (28/6).

 

LombokPost – Seorang perempuan berinisial Riyanah alias Yaomi, 44 tahun, ditemukan meninggal dunia di kamar Kos Andini, Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Minggu (28/6).

Satreskrim Polres Bima Kota masih menyelidiki penyebab kematian korban yang diketahui bekerja sebagai pemandu hiburan atau lady companion (LC).

Laporan penemuan jenazah diterima Piket SPKT Polres Bima Kota sekitar pukul 13.10 Wita. Setelah menerima laporan, personel gabungan dari SPKT, Satreskrim, Unit Identifikasi, dan Polsek Asakota langsung menuju lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: TNI AD Bangun Jembatan Gantung untuk Permudah Akses Petani di Kota Bima

Kasi Humas Polres Bima Kota Ipda Baiq Fitria Ningsih mengatakan, korban merupakan perempuan berusia 44 tahun yang bekerja di sektor swasta. Korban tercatat beralamat di Jalan Plumpang B Nomor 7, RT 002/RW 004, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, namun berdomisili di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

"Kami sudah mengamankan area, memasang garis polisi, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi," katanya, Senin (29/6).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban terakhir kali terlihat pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 Wita di kawasan Mes Cafe Ule Beach. "Saat itu, saksi bernama Citra mengaku bertemu korban dalam kondisi menggigil," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bima Serukan Masyarakat Perangi Narkoba

Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian mengantar korban pulang ke tempat kos menggunakan layanan transportasi daring. Sekitar pukul 05.00 Wita, korban dibantu masuk ke kamar dan diselimuti karena masih menggigil.

Saksi mengaku tetap berada di dalam kamar hingga pagi hari. Sekitar pukul 10.00 Wita, korban ditemukan sudah tidak bergerak. Saksi juga melihat lendir keluar dari mulut korban serta darah dari hidungnya.

Mengetahui kondisi tersebut, saksi segera memanggil penjaga kos. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Sekitar pukul 15.20 Wita, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kota Bima untuk menjalani visum et repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polres Bima Kota masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Hingga kini, polisi belum menyimpulkan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta penyelidikan lebih lanjut. "Penyebab kematian korban masih diselidiki," tegasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#lady companion #Polres Bima Kota #lc #Bima