LombokPost-Pemkot Bima menyatakan siap memperkuat kolaborasi dalam percepatan pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, dan kerusakan lingkungan hidup se-NTB di Mataram, Selasa (7/7).
Rakor yang digelar di kantor Bank NTB Syariah itu dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Gubernur NTB, serta para bupati dan wali kota se-NTB.
Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat dan pemerintah daerah membahas percepatan penanganan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.
Beberapa isu strategis yang dibahas meliputi pengurangan sampah sejak dari sumbernya, peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan hidup, hingga penguatan kerja sama antardaerah dalam mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dunia usaha, komunitas hingga masyarakat.
"Persoalan sampah dan lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Pemkot Bima siap memperkuat kolaborasi dan terus mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah demi mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," tegas Aji Man, sapaan akrab wali kota.
Baca Juga: Wali Kota Bima Sentil ASN Malas, OPD Diminta Kolaborasi Dongkrak PAD
Pemkot Bima mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan Pemprov NTB dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.
"Kami memiliki komitmen yang sama dalam mempercepat implementasi program pengelolaan sampah serta pengendalian pencemaran lingkungan," jelasnya.
Dia menambahkan, sinergi antarpemerintah menjadi kunci agar berbagai kebijakan di bidang lingkungan hidup tidak berhenti pada tahap perencanaan. "Harus dapat diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji