LombokPost-Pemkot Bima terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat. Salah satunya dengan berkonsultasi dan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTB, kemarin.
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan diterima langsung Kepala Satuan Kerja (Satker) BPJN NTB, Rikson.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas usulan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026 serta persiapan pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Jalan Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga: Dituding Lantik Keluarga Jadi Pejabat, Wali Kota Bima Buka Suara
Menurut Feri, koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bima untuk mengoptimalkan dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur jalan yang berkelanjutan.
"Salah satu usulan yang disampaikan adalah pembangunan ruas jalan Sonco Tengge-Kumbe agar dapat masuk dalam skema pendanaan pemerintah pusat," kata dia.
Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki peran strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi pengembangan kawasan dan aktivitas perekonomian.
"Kami juga mengusulkan pembangunan kolam retensi sebagai salah satu solusi pengendalian banjir," jelas dia.
Baca Juga: Pemkot Bima Dukung Pengelolaan Sampah Terpadu dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan
Dia memaparkan urgensi pembangunan kolam retensi untuk mendukung sistem drainase perkotaan serta mengurangi risiko genangan saat musim hujan. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan maupun infrastruktur pengendalian banjir merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami berharap program pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Feri.
Kepala Satker BPJN NTB Rikson menyambut baik konsultasi yang dilakukan Pemkot Bima. Dia mengapresiasi usulan pembangunan ruas jalan Sonco Tengge-Kumbe dan menilai lokasi yang diusulkan untuk pembangunan kolam retensi cukup strategis dalam mendukung pengendalian banjir di Kota Bima.
"Kami siap memberikan pendampingan dan masukan teknis agar seluruh usulan yang diajukan memenuhi ketentuan serta kriteria program yang ditetapkan pemerintah pusat," katanya.
Editor : Jelo Sangaji