Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Seleksi Pimpinan Baznas Dompu Masuk Tahapan Verifikasi Faktual dan Wawancara, Pemkab: Harus Objektif dan Profesional

Jelo Sangaji • Jumat, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Dompu Ardiansyah membuka tahapan verifikasi faktual dan wawancara calon pimpinan Baznas Dompu di ruang rapat bupati setempat, Kamis (9/7).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Dompu Ardiansyah membuka tahapan verifikasi faktual dan wawancara calon pimpinan Baznas Dompu di ruang rapat bupati setempat, Kamis (9/7).

LombokPost-Proses seleksi calon pimpinan (Capim) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Dompu periode 2026-2031 memasuki tahapan verifikasi faktual dan wawancara. 

Seleksi tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Dompu Ardiansyah di ruang rapat Bupati Dompu, Kamis (9/7). Hadir pula Kepala Kemenag Dompu, Pimpinan Baznas sekaligus Pembina Wilayah NTB Syarifuddin, Ketua Baznas NTB.

Ardiansyah menegaskan, Baznas merupakan lembaga resmi yang dibentuk pemerintah untuk mengelola zakat, sehingga membutuhkan pimpinan yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.

"Pemimpin Baznas nantinya bukan hanya memahami aturan pengelolaan zakat, tetapi juga harus memiliki kepedulian mendalam terhadap kesulitan masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Baca Juga: Petani di Dompu Tuntut Kenaikan Harga Tebu, Sempat Tutup Akses ke PT SMS

Menurut dia, Baznas merupakan lembaga yang mengemban kepercayaan masyarakat dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah. "Karena itu, proses seleksi harus dilakukan secara objektif dan profesional," tegasnya.

Dia juga meminta tim seleksi melakukan verifikasi secara menyeluruh terhadap rekam jejak para calon, mulai dari aspek keagamaan, pengalaman manajerial hingga integritas.

"Utamakan calon yang memiliki visi yang jelas dan terukur, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, instansi keagamaan, serta tokoh masyarakat dalam merancang program zakat," katanya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Kempo Dompu, Sita Belasan Poket Sabu Siap Edar

Pimpinan Baznas RI sekaligus Pembina Wilayah NTB Syarifuddin berharap Baznas Dompu ke depan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dia menilai program Baznas tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga perlu memperkuat program pemberdayaan ekonomi agar penerima manfaat dapat mandiri.

"Pimpinan terpilih nantinya diharapkan lebih fokus pada program pemberdayaan produktif dan tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, sehingga penerima manfaat bisa mencapai kemandirian," ujarnya.

Selain itu, Syarifuddin mendorong Baznas Kabupaten Dompu memperluas pendataan muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) hingga ke desa-desa dan kecamatan.

Dia juga menekankan pentingnya membangun sistem pelaporan keuangan yang transparan dan mudah diakses masyarakat.

"Kolaborasi dengan dunia usaha dan berbagai lembaga sosial juga perlu diperkuat untuk meningkatkan penghimpunan dana zakat sekaligus memperluas manfaat program yang dijalankan Baznas," tandasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#baznas dompu #Pemkab Dompu #badan amil zakat nasional #Dompu