LombokPost-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Semester I 2026, memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 90,57 dengan Mutu Pelayanan A (Sangat Baik).
Ketua KPU Kota Bima Suaeb mengatakan, capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat Kota Bima. SKM dilakukan terhadap berbagai layanan yang diselenggarakan KPU Kota Bima selama periode Januari hingga Juni 2026 atau semester I.
“Pelaksanaan survei mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Alhamdulillah kami (KPU Kora Bima, Red) berada pada kategori Sangat Baik dengan nilai keseluruhan 90,57,” kata dia, Rabu (22/7).
Baca Juga: Kejari Bima Selidiki Dugaan Korupsi Dana KUR, Lima Pejabat BRI dan 36 Nasabah Diperiksa
Survei melibatkan 101 responden, yang terdiri atas 68 laki-laki dan 33 perempuan dari berbagai latar belakang pekerjaan dan tingkat pendidikan. Penilaian dilakukan terhadap enam jenis layanan publik yang menjadi layanan utama KPU Kota Bima.
Dari enam jenis layanan tersebut, layanan verifikasi dan pemutakhiran data partai politik memperoleh nilai tertinggi dengan IKM 91,25.
Disusul layanan kerja sama (91,08), layanan pengaduan masyarakat (90,96), layanan ppid/permintaan data (90,44), layanan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (90,40), serta layanan pendidikan pemilih (89,31). Seluruh layanan tersebut berhasil meraih kategori Sangat Baik (Mutu A).
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan penilaian sekaligus masukan terhadap pelayanan yang diberikan KPU Kota Bima,” ucapnya.
Baca Juga: Setahun, Pemkot Bima Perbaiki 500 Rumah Tak Layak Huni
Capaian itu, lanjutnya, merupakan hasil kerja tim KPU Kota Bima. Membangun budaya pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan semangat MATUPA, MATAHO ro MARASO.
Selanjutnya, penilaian ini menjadi motivasi bagi KPU Kota Bima untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Kami tidak akan berpuas diri," ujarnya.
Hasil survei ini justru menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan prosedur pelayanan, memperluas akses informasi, meningkatkan kualitas pelayanan digital. "Hasil ini juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar pelayanan KPU semakin cepat, mudah, ramah, dan responsif," tegasnya.
Menurutnya, beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam rencana tindak lanjut antara lain penyederhanaan alur pelayanan, penguatan publikasi informasi layanan melalui media digital maupun non-digital, optimalisasi sistem informasi pelayanan, serta peningkatan kompetensi petugas pelayanan. Sehingga semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KPU Kota Bima sebagai lembaga penyelenggara pemilu.
"Kepercayaan publik merupakan modal utama bagi penyelenggara pemilu. Karena itu, kami berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan pada periode-periode berikutnya, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin prima, mudah diakses, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan," katanya.
Editor : Jelo SangajiSumber : Lombok Post