LombokPost—Agresi militer Israel ke Palestina pada hari ke 33 semakin beringas dengan meluluhlantakkan area bangunan di sekitar Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Aksi keji Zionis ini dilakukan pada Kamis (9/11) malam. Di lokasi kejadian juga berdiri tenda-tenda yang ditempati para jurnalis internasional.
“Indonesia sekali lagi mengutuk serang-serangan biadan terhadap warga dan obyek sipil khususnya fasilitas-fasilitas kemanusiaan di Gaza,” kata juru bicara Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal dalam rilis resminya, Jumat (10/11).
Serangan Israel ini juga menuai kecaman dari sejumlah warganet dunia. Mereka bahkan memberikan istilah holocaust atau genosida terhadap kekejian pemerintah yang dipimpin Benjamin Netanyahu tersebut terhadap rakyat di Gaza, Palestina. Tagar #GazaHolocaust pun menjadi trending topik di Twitter dunia.
Diketahui, RS Indonesia merupakan rumah sakit terbesar kedua di Palestina. Lokasinya berada di Gaza Utara di area seluas 1,6 hektare lebih.
Bangunan ini merupakan donasi dari rakyat Indonesia dengan anggaran sekitar Rp 126 miliar.
Saat serangan Israel terjadi Kamis (9/11) malam, dikabarkan ada belasan ribu pasien yang tengah dirawat di RS Indonesia. Para perawat dan dokter RS Indonesia memilih bertahan dan tidak mengungsi ke tempat yang lebih aman. (ksj)
Editor : Kimda Farida