LombokPost-Kondisi penyaluran bantuan berupa makanan dan air untuk Gaza belum lancar.
Hal ini menyebabkan Gaza berada dalam status kelaparan.
Stok makanan pokok berupa karbohidrat seperti tepung belum tercukupi, hal ini membuat Rakyat Palestina terpaksa membuat makanan dari makanan hewan.
Dilansir dari MEMO (23/1)sebagaimana diberitakan Jawa Pos, warga Palestina di Jalur Gaza utara yang menjadi sasaran serangan Israel selama lebih dari 100 hari, mulai menggiling pakan ternak untuk membuat roti.
Mereka memutuskan mengkonsumsi pakan hewan karena kurangnya tepung terigu akibat dari keputusan Tel Aviv (Pemerintah Israel) yang memblokir bantuan kemanusiaan masuk untuk rakyat Gaza. (hiu)
Editor : Prihadi Zoldic