Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bawa Sembilan Awak, Kapal Nelayan Korsel Terbalik, Tujuh Diantaranya WNI

Rury Anjas Andita • Minggu, 10 Maret 2024 | 09:06 WIB
PENCARIAN: Foto yang diambil dan dirilis Korea Coast Guard Sabtu (9/3) menunjukkan petugas penjaga pantai tengah mencari korban dari kapal nelayan yang tenggelam di Tongyeong.
PENCARIAN: Foto yang diambil dan dirilis Korea Coast Guard Sabtu (9/3) menunjukkan petugas penjaga pantai tengah mencari korban dari kapal nelayan yang tenggelam di Tongyeong.

LombokPost-Sebuah kapal nelayan Korea Selatan (Korsel) dilaporkan terbalik di perairan lepas pantai Korea Selatan atau tepatnya di perairan 68 kilometer selatan sebuah pulau di Kota Tongyeong Sabtu (9/3). Kapal tersebut dilaporkan membawa sembilan awak, tujuh di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

AFP melaporkan, kapal itu berlayar dari Pulau Jeju Kamis (7/3) pagi lalu dan sedang menangkap ikan. Kapal dengan berat 29 ton tersebut terbalik pada Sabtu pagi waktu setempat yang menyebabkan enam orang hilang. Kantor penjaga pantai Korea Selatan di Tongyeong melaporkan, tiga orang berhasil diselamatkan dalam keadaan tidak sadarkan diri.
”Kami masih mencari enam orang yang hilang,” ujar Lee Ho-jun, pejabat kantor penjaga pantai Korea di Tongyeong, dilansir AFP.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memerintahkan pihak berwenang untuk melakukan upaya terbaik guna menyelamatkan nyawa dengan memobilisasi semua personel dan peralatan yang tersedia. Termasuk angkatan laut dan kapal penangkap ikan.

”Kapal-kapal patroli, kapal angkatan laut, dan pesawat telah dikerahkan untuk upaya pencarian yang sedang berlangsung,” tulis keterangan yang dirilis oleh kantor kepresidenan Korsel.

Sekitar sebulan lalu, seorang WNI yang bekerja sebagai nelayan juga dilaporkan mengalami kecelakaan saat berlayar di perairan Pulau Jeju, Korea Selatan. Pria WNI tersebut tenggelam ketika menangkap ikan di laut sejauh 18,5 km tenggara Pyoseon-myeon, Seogwipo-si, Pulau Jeju, Korea Selatan. Diberitakan media lokal Yonhap, kapal tersebut ditumpangi satu orang warga negara Korea Selatan dan dua WNI yang menjadi anak buah kapal.

Satu pelaut Indonesia berhasil diselamatkan oleh kapal yang berlayar di dekatnya, sementara satu WNI dan kapten kapal tersebut dilaporkan masih dalam pencarian. Laporan yang didapat dari Pusat Kontrol Lalu Lintas Maritim Jeju, penjaga pantai menduga kapal tenggelam setelah diterjang gelombang besar saat kembali dari memancing ikan. Gelombang besar membuat air masuk ke bagian mesin yang mengakibatkan kapal terbalik dan tenggelam.

Pada saat itu, pemerintah Pulau Jeju menjelaskan situasi penanganan kecelakaan kepada keluarga kapten yang hilang serta menginformasikan awak kapal yang hilang ke Kedutaan Besar Indonesia di Korea Selatan. Mereka juga secara aktif memberikan dukungan yang diperlukan setelah keluarga para korban berhasil dihubungi. (agf/c6/tia/jpg/r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#WNI #kapal #Nelayan #Korsel