LombokPost--Konflik dua negara tetangga India dan Pakistan kembali meledak dalam beberapa hari terakhir.
Terjadi serangan di perbatasan yang mengakibatkan banyak korban, termasuk 43 orang tewas akibat serangan balasan.
Jika dirunut berdasarkan sejarag, perang dan konflik antara India dan Pakistan dimulai sejak pemisahan India pada Agustus 1947, mengakibatkan beberapa perang dan ketegangan yang berkelanjutan.
Konflik ini disebabkan oleh pemisahan yang menciptakan dua negara dengan populasi mayoritas yang berbeda, serta masalah wilayah Kashmir yang terus diperebutkan.
Netizen pun mengungkap sejumlah fakta mengenai perang India-Pakistan yang terbaru.
1. Siapa yang Mulai?
India memulai eskalasi dengan melancarkan serangan roket kesembilan lokasi di Pakistan, termasuk wilayah Kashmir dan Punjab.
Salah satunya di Muzaffarabad, ibu kota Kashmir Pakistan. Akibatnya, listrik di wilayah itu mati total.
2. Kota Bahawalpur di Punjab juga jadi sasaran serangan India.
India mengklaim mereka menargetkan “sarang teroris”.
Militer India bahkan nge-tweet, “Keadilan telah ditegakkan!”
3. Namun, kenyataannya banyak warga sipil, termasuk anak-anak, yang tewas akibat serangan ini.
Militer Pakistan berjanji akan membalas.
PM Pakistan, Shehbaz Sharif, juga bilang mereka punya hak untuk membalas.
4. Masjid pun Tak Lepas dari Sasaran India juga menyerang beberapa masjid di Pakistan, tapi warga setempat tetap shalat di sana meski dalam kondisi genting.
5. Balasan Pakistan
Pakistan tak tinggal diam.
Mereka berhasil menembak jatuh beberapa jet tempur India, yaitu 3 Rafale, 1 Su-30 dan 1 MiG-29.
6. Apa itu Rafale?
Rafale adalah jet tempur buatan Prancis.
Pada bulan April, India membeli 26 jet tempur Rafale-M senilai 6,5M Euro.
Menurut laporan, setelah deal, Pajeets teriak “Hidup India!” tiga kali.
7. Pilot India Ditangkap Jet-jet yang jatuh mendarat di Kashmir.
Tim pertahanan sipil Pakistan langsung ke lokasi, dan dua pilot pajeets berhasil ditangkap.
8. India Serang Lagi
India tak berhenti.
Mereka meningkatkan serangan roket ke Pakistan, tapi kali ini banyak menyasar masjid dan madrasah di Bahawalpur, Kotli, dan Muzaffarabad.
Namun anehnya, sasaran mereka justru lembaga-lembaga keagamaan dan masjid.
Rudal-rudal menghantam daerah Bahawalpur, Kotli, dan Muzaffarabad.
9. Ancaman Air dari India
PM India, Narendra Modi, mengancam akan memblokir aliran air sungai yang mengalir ke Pakistan.
“Air India tak akan mengalir keluar lagi,” katanya, demi kepentingan India.
10. Komentar Trump
Presiden AS, Donald Trump, angkat bicara.
“Saya baru dengar soal ini. Mereka sudah bertarung selama puluhan, bahkan ratusan tahun. Semoga cepat selesai,” ujarnya.
Semoga? Kalau yang bertikai negara lain, Amrik pasti langsung turun tangan.
Apa karena bukan negara minyak? Ya, lagi-lagi standar ganda politik internasional.
Baca Juga: Koordinasi dengan Ditjen AHU, Kakanwil Kemenkum NTB Bahas Dua Hal Ini
11. Serangan Balik Pakistan
Pakistan meluncurkan rudal balistik BVR (rudal udara-ke-udara dengan jangkauan 40 km lebih) ke arah India sebagai serangan balasan.
12. Setelah serangan India, jet tempur Pakistan lepas landas dari pangkalan udara dan mulai berpatroli di langit Islamabad.
13. Pakistan Menang
TV Pakistan melaporkan: Balasan Pakistan terus berlanjut dalam dua tahap.
Mereka berhasil menghancurkan markas brigade India dan pos pemeriksaan di Kashmir.
14. Pakistan juga menghancurkan pos pemeriksaan India di Dana, Kashmir, dan pangkalan udara Srinagar lewat serangan udara.
15. Konflik Masih Berlanjut
Hingga kini, pertempuran masih sengit.
Militer Pakistan membalas tembakan India yang menargetkan warga sipil di sepanjang garis perbatasan. (ksj)
Editor : Kimda Farida