Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jelang Wukuf di Arafah, Berikut Ini Beberapa Tips Penting Saat Ibadah Haji di Tanah Suci, Nomor Terakhir Harus Diketahui Jemaah

Diwan Prima • Senin, 26 Mei 2025 | 15:38 WIB
PPIH bersiap-siap menjalankan tugas, melayani para jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
PPIH bersiap-siap menjalankan tugas, melayani para jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

LombokPost - Keamanan dan kenyamanan dalam beribadah haji menjadi tujuan bagi semua jemaah haji selama  berada di Tanah Suci.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam), Harun Arrasyid memberikan beberapa tips untuk jemaah haji Indonesia agar tetap nyaman selama melaksanakan ibadah haji.

Tips pertama adalah, para jemaah diimbau agar tetap bersama rombongannya. Tujuannya, agar para calon haji tidak tersesat.

"Hindari beraktivitas sendirian, apalagi saat keluar hotel. Usahakan selalu bersama rombongan atau teman sekamar," paparnya.

Tips kedua adalah khusus jemaah haji perempuan agar mengajak teman saat beraktivitas di hotel.

"Setidaknya tidak naik lift atau menjemur pakaian sendirian," ujarnya.

Sedangkan tips ketiga adalah tidak sembarangan membuka pintu kamar hotel. Terlebih lagi, apabila ada yang mengetuk pintu kamar, pastikan dahulu orang yang mengetuk pintu kamar tersebut adalah orang yang dikenal.

"Jangan pernah membuka pintu untuk orang asing, sekalipun mengaku sesama jemaah," imbaunya.

Adapun tips keempat, Harun Arrasyid mengimbau para jemaah haji Indonesia agar tidak naik taksi sembarangan.

Harun Arrasyid mengatakan, para jemaah haji harus berhati-hati ketika naik taksi. Lagi-lagi, Harun mengingatkan para jemaah untuk tidak bepergian sendirian.

"Untuk jemaah perempuan, harus didampingi mahram atau teman laki-laki. Naik taksi, sebaiknya laki-laki masuk lebih dulu dan perempuan keluar lebih dulu. Tanyakan tarif di awal dan, bila memungkinkan, bayar di awal perjalanan," ujarnya.

Lebih lanjut, Harun pun memberikan tips kelima agar para jemaah menghafalkan rute Bus Shalawat. Harun meminta jemaah agar menyimpan catatannya di tas dokumen agar mudah diakses jika diperlukan.

Lantas bagaimana bila jemaah tersesat di Masjidil Haram? Mengatasi masalah itu, Harun pun memberikan tipsnya agar jemaah yang tersesat itu mendatangi pos sektor khusus.

"Apabila terpisah dari rombongan, jangan panik. PPIH menempatkan petugas Sektor Khusus atau Seksus di sembilan titik strategis Masjidil Haram:," paparnya.

Berikut ini 9 titik strategis Seksus di Masjidil Haram :

- Pos 1 : Syib Amir .
- Pos 2 : Pintu keluar Marwah.
- Pos 3 : Area Sai.
- Pos 4 : Area Thawaf.
- Pos 5 : Pintu Babussalam.
- Pos 6 : WC 3.
- Pos 7 : Depan ATM Darut Tauhid.
- Pos 8 : Arah Hotel Anjum.
- Pos 9 : Terminal Jabal Kakbah.

"Petugas yang ada di sembilan pos itu siap membantu mengarahkan jemaah kembali ke terminal dan naik bus menuju hotel," jelasnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah, Harun memberikan tips agar para jemaah wajib membawa Kartu Nusuk.

Harun mengingatkan para jemaah agar kemanapun bepergian, selalu bawa Kartu Nusuk.

"Soalnya, Petugas Arab Saudi kerap memeriksa kartu ini di sekitar Masjidil Haram dan area publik lainnya di Makkah," paparnya.***

Editor : Siti Aeny Maryam
#tanah suci #wukuf di arafah #Ibadah haji