LombokPost – Bill Gates donasikan 99 persen kekayaannya untuk Afrika.
Bill Gates yang merupakan pendiri Microsoft itu menyatakan bahwa sebagian besar dari hartanya—yang ditaksir mencapai USD 200 miliar atau sekitar Rp 3.249 triliun—akan dialokasikan untuk memperbaiki kesehatan dan pendidikan di Afrika dalam 20 tahun ke depan.
Dalam pidato inspiratifnya di markas besar Uni Afrika, Addis Ababa, Ethiopia, Bill Gates menegaskan bahwa investasi pada kesehatan dan pendidikan adalah kunci masa depan Afrika.
“Dengan membuka potensi manusia melalui akses kesehatan dan pendidikan, setiap negara di Afrika bisa menuju kemakmuran,” ujar Bill Gates, seperti dilansir BBC, Senin (3/6).
Gates menyatakan bahwa 99 persen kekayaannya akan disalurkan lewat Gates Foundation. Lembaga itu dijadwalkan menghentikan operasinya pada 2045.
“Saya baru saja membuat komitmen, seluruh kekayaan saya akan disalurkan dalam 20 tahun ke depan. Mayoritas dana akan difokuskan untuk menghadapi tantangan besar di Afrika,” ujarnya.
Bill Gates donasikan kekayaannya tidak hanya sebagai bentuk kepedulian pribadi, tapi juga sebagai respons atas pemangkasan bantuan luar negeri oleh pemerintah AS.
Bill Gates menilai, tanpa dukungan filantropi global, keberlanjutan program kesehatan dan pendidikan Afrika akan sangat terancam.
Mantan Ibu Negara Mozambik, Graca Machel, menyambut baik komitmen itu. Ia menyebut langkah Gates sebagai cahaya harapan di tengah ketidakpastian global.
“Kami mengandalkan komitmen Bill Gates untuk terus berjalan bersama Afrika dalam jalur transformasi ini,” ujarnya.
Bill Gates donasikan 99 persen kekayaannya melalui Gates Foundation yang merupakan salah satu yayasan filantropi terbesar di dunia, bersama dua lainnya.
Meski yayasan ini sering dikritik karena pengaruh besar terhadap kebijakan global, Gates tetap konsisten dalam misinya.
“Akan banyak hal yang dikatakan orang saat saya meninggal. Tapi saya pastikan, mati dalam keadaan kaya bukan salah satunya,” tulis Gates dalam blog pribadinya.
Dengan langkah ini, Bill Gates donasikan kekayaan bukan hanya menjadi berita besar dunia, tapi juga simbol perubahan dan pengingat bahwa kekayaan sejati adalah memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia.
Editor : Rury Anjas Andita