Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ekspor Senjata Israel Tembus Rp244 T, Roket dan Rudal Diborong Eropa

Alfian Yusni • Rabu, 4 Juni 2025 | 22:59 WIB
Ekspor senjata dan sistem pertahanan Israel  terus tumbuh. Permintaan Eropa atas sistem pertahanan rudal dan roket makin meningkat di tengah konflik dan ketegangan geopolitik global. (istimewa)
Ekspor senjata dan sistem pertahanan Israel terus tumbuh. Permintaan Eropa atas sistem pertahanan rudal dan roket makin meningkat di tengah konflik dan ketegangan geopolitik global. (istimewa)

LombokPost - Ekspor pertahanan Israel cetak rekor baru. Nilainya tembus hampir USD 15 miliar atau setara Rp244 triliun sepanjang tahun 2024. Kementerian Pertahanan Israel mencatat kenaikan tajam 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Lonjakan ini membuat ekspor militer Israel melonjak dua kali lipat dalam lima tahun terakhir. Produk utama yang mendominasi ekspor adalah rudal, roket, dan sistem pertahanan udara.

“Rekor baru dalam ekspor pertahanan Israel, yang dicapai selama tahun perang, mencerminkan apresiasi global yang meningkat atas teknologi militer kami,” ujar Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan, Amir Baram, dikutip dari Reuters, Rabu (4/6).

Sejak perang Gaza pecah pada 7 Oktober 2023, industri pertahanan Israel bekerja dalam mode darurat.

Produksi senjata berlangsung nonstop. Namun, Israel tetap menjaga rantai pasokan ke klien luar negeri.

Tahun 2024 menjadi titik balik. Lebih dari 54 persen ekspor pertahanan Israel diserap Eropa, naik drastis dari 36 persen di tahun sebelumnya. Negara-negara di Benua Biru makin bergantung pada teknologi militer Israel.

“Sistem pertahanan Israel kini jadi andalan di kawasan Timur Tengah. Banyak negara ingin melindungi rakyatnya dengan sistem kami,” sambung Baram.

Secara wilayah, setelah Eropa, Asia-Pasifik menyerap 23 persen ekspor, disusul Amerika Serikat sebesar 9 persen. Selebihnya tersebar di wilayah lain.

Untuk jenis produk, sistem rudal, roket, dan pertahanan udara menyumbang porsi terbesar, yakni 48 persen dari total nilai ekspor.

Berikutnya adalah kendaraan tempur lapis baja (9 persen) dan sistem teknologi tinggi seperti satelit, radar, avionik, hingga pesawat berawak (masing-masing 8 persen).

Dengan tren ini, ekspor senjata dan sistem pertahanan Israel diprediksi terus tumbuh. Apalagi, permintaan Eropa atas sistem pertahanan rudal dan roket makin meningkat di tengah konflik dan ketegangan geopolitik global. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Israel #ekspor pertahanan Israel #rudal dan roket