LombokPost - Momen bersejarah akan segera terjadi. India kirim astronot pertama ke ISS (Stasiun Luar Angkasa Internasional) lewat misi Ax-4 Axiom Space.
Astronot India pertama itu bernama Subhanshu Shukla. Misi ini jadi penanda baru dalam sejarah luar angkasa India, setelah terakhir mengirim astronot pada 1984.
Subhanshu Shukla akan menjalani penerbangan luar angkasa lewat misi Axiom Space Ax-4.
Dan dijadwalkan lepas landas dari Kennedy Space Center (KSC), Florida, pada 11 Juni 2025. Dalam misi ke ISS ini, Shukla bukan sekadar penumpang, dia akan bertindak sebagai pilot.
India kirim astronot ke ISS dengan dukungan internasional. Dalam misi Axiom Space ini, Subhanshu Shukla akan bergabung dengan astronot NASA veteran Peggy Whitson, serta dua wakil dari Eropa: Sławosz Uznański-Wiśniewski dari Polandia dan Tibor Kapu dari Hungaria.
Keempatnya akan menempuh perjalanan penting menuju ISS, pertama kalinya bagi India, Polandia, dan Hungaria.
India kirim astronot ke ISS menjadi langkah strategis India di sektor luar angkasa, setelah puluhan tahun tak mengirimkan warganya ke orbit.
Terakhir kali India mengirim astronot adalah pada 1984, ketika Rakesh Sharma terbang ke stasiun luar angkasa Salyut 7 dalam misi Soyuz T-11.
Tak hanya India. Polandia dan Hungaria juga mencatatkan debut ke ISS. Polandia terakhir kali meluncurkan astronot pada 1978, dan Hungaria pada 1980.
Kini, bersama Subhanshu Shukla, mereka siap kembali ke luar angkasa dalam kolaborasi yang tak hanya prestisius, tapi juga strategis.
India kirim astronot ke ISS lewat Ax-4 menjadi simbol kolaborasi era baru.
Axiom Space sebagai penyelenggara misi, serta dukungan dari NASA dan negara-negara mitra, menunjukkan bagaimana ruang angkasa jadi panggung diplomasi dan kemajuan teknologi global.
Dengan peluncuran ini, astronot India pertama di ISS akhirnya menjadi kenyataan.
Subhansu Shukla bukan hanya akan mengukir sejarah untuk negaranya, tetapi juga membuka jalan bagi misi-misi luar angkasa India berikutnya yang lebih ambisius. (***)
Editor : Alfian Yusni