
LombokPost- Upaya memperkuat literasi guru dan meningkatkan kompetensi kebahasaan tenaga pendidik di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus digencarkan. Balai Bahasa Provinsi NTB bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah NTB resmi menggelar program Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) 2026 bagi guru SMA, SMK, dan SLB se-NTB.
Program UKBI 2026 di NTB mendapat dukungan Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Wilayah I NTB. Dukungan itu ditandai dengan surat resmi kepada seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara agar mengirimkan guru mengikuti UKBI 2026.
Kepala Cabang Dinas Dikpora Wilayah I Purni Susanto mengatakan, penguatan kemampuan berbahasa Indonesia menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di NTB.
“Peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia sangat penting untuk mendukung kualitas pembelajaran dan budaya literasi di sekolah,” ujarnya.
Pelaksanaan UKBI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026 di Aula Balai Bahasa Provinsi NTB. Kegiatan juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom agar dapat menjangkau peserta dari berbagai daerah di NTB.
Program UKBI 2026 merupakan tindak lanjut dari Peta Kemahiran Berbahasa Indonesia Tahun 2024 yang menunjukkan tingkat kemahiran berbahasa profesi guru secara nasional masih berada di angka 75,14. Sementara kemampuan literasi pelajar SMA dan SMK dinilai masih perlu ditingkatkan.
Melalui UKBI 2026, Balai Bahasa NTB dan IGI NTB ingin memperkuat budaya literasi guru sekaligus meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan pendidikan.
Ketua Wilayah IGI NTB Nengah Istiqomah mengatakan, guru memiliki posisi strategis dalam membangun budaya literasi di sekolah. “Guru adalah teladan literasi. Ketika kompetensi kebahasaan guru meningkat, maka dampaknya juga akan dirasakan langsung oleh peserta didik,” katanya.
UKBI 2026 dilaksanakan secara gratis dan peserta akan memperoleh sertifikat resmi. Panitia juga menyiapkan pembekalan melalui metode hybrid untuk membantu peserta memahami teknis pelaksanaan UKBI.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




