Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Koordinasi Dengan Pemerintah Azerbaijan, 96 WNI Mulai Dievakuasi Dari Iran 

Diwan Prima • Senin, 23 Juni 2025 | 17:31 WIB
Menlu Sugiono saat bertemu dengan Menlu Azerbaijan, Jeyhun Bayramov di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri OKI ke-51 di Istanbul, Turki, 21-22 Juni 2025.
Menlu Sugiono saat bertemu dengan Menlu Azerbaijan, Jeyhun Bayramov di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri OKI ke-51 di Istanbul, Turki, 21-22 Juni 2025.

LombokPost - Sebanyak 96 Warga Negara Indonesia (WNI) mulai dievakuasi dari Iran berkat dukungan dari Pemerintah Azerbaijan, Sabtu, 21 Juni 2025.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengatakan pihaknya mengevakuasi puluhan WNI itu sebagai langkah antisipasi dari meningkatnya ketegangan di Iran akibat serangan dari Israel.

Atas dasar itu, Pemerintah Indonesia pun berkoordinasi dengan Pemerintah Azerbaijan, mengevakuasi sejumlah WNI tersebut.

Terlebih lagi, Azerbaijan juga memiliki kekhawatiran terhadap perkembangan situasi Iran-Israel yang dapat berdampak pada stabilitas dan keamanan kawasan.

Sugiono menambahkan bahwa Pemerintah Indonesia mengapresiasi Pemerintah Azerbaijan dalam memfasilitasi proses evakuasi 96 WNI dari Iran tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Sugiono saat pertemuan bilateral dengan Menlu Azerbaijan, Jeyhun Bayramov di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri OKI ke-51 di Istanbul, Turki, 21-22 Juni 2025.

Sebelumnya, Sugiono menaikkan level kesiagaan di Teheran, Iran.

Sugiono mengatakan, berdasarkan kondisi keamanan terkini di Iran akibat serangan Israel serta penilaian situasi keamanan dari KBRI Tehran, Menlu RI telah memerintahkan agar status pelindungan WNI di Iran dinaikkan dari Siaga 2 menjadi Siaga 1.

Dengan demikian, Kemenlu RI bisa segera mengambil langkah-langkah evakuasi WNI di Iran.

“Saya memutuskan untuk meningkatkan level kesiagaan di Kedutaan Tehran dari level Siaga 2 menjadi Siaga 1 dan mulai juga melaksanakan langkah-langkah kontingensi evakuasi WNI," papar Sugiono di sela-sela mendampingi Presiden RI dalam kunjungan resminya di Rusia, Kamis, 19 Juni 2025.

Selain itu, Kemlu RI juga sudah melakukan komunikasi dengan beberapa negara tetangga Iran.

"Memohon supaya pada saat terjadi evakuasi nanti, warga negara kita diberi kemudahan melewati perbatasan karena situasi semakin tidak menguntungkan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengatakan bahwa K/L dan KBRI Tehran sedang mempersiapkan langkah-langkah evakuasi selain melakukan town hall meeting dengan para WNI.

Tujuannya untuk menyampaikan update situasi keamanan terakhir dan langkah-langkah kontingensi evakuasi yang sedang dipersiapkan pemerintah.

Diketahui, setelah melakukan pendataan, saat ini terdapat 386 WNI di Iran. Adapun evakuasi ratusan WNI itu bersifat voluntary dan bukan mandatory.

Selain itu, saat ini terdapat juga 194 WNI di Israel. Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI Amman pun sudah menyusun langkah kontingensi evakuasi.***

Editor : Siti Aeny Maryam
#WNI #iran #evakuasi #Pemerintah Azerbaijan