Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Daftar 10 Negara yang Menolak Palestina Merdeka, Salah Satunya Tetangga Dekat Indonesia

Fratama P. • Senin, 15 September 2025 | 16:48 WIB
Negara yang menolak Palestina merdeka di rapat PBB
Negara yang menolak Palestina merdeka di rapat PBB

LombokPost - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi saksi bisu sebuah momen diplomatik penting negara pada Jumat, 12 September 2025, ketika mereka menggelar pemungutan suara untuk resolusi Deklarasi New York terkait Palestina.

Resolusi ini bertujuan untuk mencapai penyelesaian damai atas konflik yang telah berlangsung lama antara Israel dan Palestina.

Hasil pemungutan suara menunjukkan dukungan internasional yang luar biasa, memberikan dorongan signifikan bagi upaya pengakuan Palestina sebagai sebuah negara merdeka.

Dari total 193 negara anggota, sebanyak 142 negara menyuarakan dukungan penuh mereka terhadap Palestina.

Resolusi ini tidak hanya mengukuhkan kembali komitmen dunia terhadap solusi dua negara, tetapi juga menuntut agar Israel segera menghentikan serangan terhadap infrastruktur sipil dan membuka akses kemanusiaan untuk mengatasi krisis perlindungan di Gaza.

Selain itu, resolusi ini juga menyerukan pembentukan komite administrasi transisi pasca gencatan senjata, sebagai langkah konkret menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Dukungan yang masif ini mencakup negara-negara besar, termasuk Prancis dan Arab Saudi, yang menunjukkan adanya konsensus kuat di panggung global.

Daftar Negara Penolak dan Abstain

Meskipun mendapat dukungan mayoritas, resolusi ini tetap ditolak oleh 10 negara.

Israel dan sekutu utamanya, Amerika Serikat, berada di barisan penolak.

Israel beralasan bahwa deklarasi tersebut hanya menguntungkan Hamas, sementara Amerika Serikat, sebagai mitra strategis, sejalan dengan posisi Israel.

Selain itu, negara-negara lain yang menolak adalah Argentina, Hungaria, Mikronesia, Paraguay, Palau, Tonga, dan Nauru.

Posisi Papua Nugini menjadi sorotan, mengingat statusnya sebagai negara tetangga Indonesia di kawasan Pasifik.

Sementara itu, 12 negara memilih untuk abstain, menunjukkan sikap hati-hati atau ragu-ragu dalam memberikan dukungan penuh.

Negara-negara yang abstain termasuk Albania, Kamerun, Ceko, Ekuador, Ethiopia, Fiji, Guatemala, Samoa, Sudan Selatan, Kongo, Makedonia Utara, dan Moldova.

Sikap ini mencerminkan kompleksitas politik dan tekanan diplomatik yang dihadapi oleh beberapa negara.

Dengan hasil pemungutan suara ini, Palestina telah mendapatkan legitimasi internasional yang semakin kuat untuk diakui sebagai negara merdeka.

Meskipun demikian, perjuangan di panggung global belum berakhir, karena perlawanan dari Israel dan para sekutunya masih tetap menjadi tantangan besar.

Hasil ini menjadi sebuah simbol bahwa mayoritas komunitas internasional menginginkan solusi damai yang adil dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak termasuk Palestina.***

Editor : Fratama P.
#pbb #Palestina #Negara