Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rusia Kebut Pembangunan Internet Satelit, Berambisi Patahkan Dominasi Starlink

Lombok Post Online • Jumat, 19 September 2025 | 20:40 WIB

 

 

Ilustrasi Satelit
Ilustrasi Satelit

LombokPost - Rusia mulai mengembangkan jaringan satelit internet. Mereka berambisi menandingi dominasi satelit internet milik Elon Musk, Starlink.

Starlink saat ini mengoperasikan lebih dari 8 ribu satelit di jaringan orbit rendah. Jaringan milik SpaceX itu telah menjadi pilihan utama untuk akses internet di wilayah terpencil dan zona konflik, termasuk oleh militer Ukraina.

Kepala Badan Antariksa Rusia (Roscosmos) Dmitry Bakanov menyatakan, proyek itu bergerak cepat sebagai bagian dari strategi modernisasi industri ruang angkasa Rusia.

Baca Juga: Tonggak Sejarah Baru Bangsa Yaitu Satelit Nusantara Lima Sukses Diluncurkan, Akselerasi Pemerataan Digital di Indonesia

Melalui proyek yang dikembangkan perusahaan kedirgantaraan Bureau 1440.

Rusia berupaya menciptakan sistem satelit orbit rendah yang mampu menyediakan layanan data broadband global dengan kualitas kompetitif.

Proyek itu juga menjadi upaya koreksi atas kesalahan masa lalu.

Baca Juga: Huawei Mate XT 2 Siap Geser Samsung! Ponsel Lipat Tiga dengan Fitur Satelit dan Kamera Canggih

Bakanov mengenang bagaimana Rusia pernah meremehkan visi Elon Musk pada 2002.

Yaitu saat Musk berupaya membeli rudal balistik antarbenua di Moskow untuk keperluan peluncuran luar angkasa.

’’Kami belajar dari pengalaman itu. Dulu kami anggap ide Musk tidak realistis. Namun, justru dari situlah lahir inovasi yang menekan biaya peluncuran dan akhirnya merugikan kami,’’ ungkap Bakanov sebagaimana dikutip dari Reuters Kamis (18/9).

Baca Juga: Satelit Nusantara Lima Siap Meluncur dari AS, PSN Habiskan Rp7 Triliun

Untuk mendukung proyek tersebut, Bakanov yang sebelumnya memimpin perusahaan komunikasi satelit Gonets menekankan pentingnya regenerasi talenta. Pendekatan itu diharapkan bisa menghidupkan kembali semangat inovasi dalam Roscosmos.

Prestasi Rusia di Bidang Antariksa

4 Oktober 1957

Meluncurkan Sputnik 1, satelit buatan pertama yang mengorbit Bumi. Sputnik memicu perlombaan antariksa yang mendorong AS mempercepat pembentukan NASA.

12 April 1961

Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang terbang ke luar angkasa dengan pesawat Vostok 1. Dia mengorbit Bumi selama 108 menit.

18 Maret 1965

Alexei Leonov melakukan spacewalk pertama selama 12 menit di luar pesawat Voskhod 2. Menunjukkan bahwa manusia mampu bekerja di ruang hampa dan membuka jalan bagi misi luar angkasa yang lebih kompleks.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

19 April 1971

Salyut 1 menjadi stasiun luar angkasa berawak pertama di dunia. Membuka penelitian ilmiah di luar angkasa dan menjadi cikal bakal stasiun seperti Mir dan ISS.

19 Februari 1986

Stasiun Mir beroperasi hingga 2001. Mir adalah stasiun luar angkasa modular pertama yang mendukung pendudukan jangka panjang dan menjadi model Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

(din/dri/JPG/r3)

Editor : Prihadi Zoldic
#satelit #internet #Pembangunan #militer #Rusia