LombokPost – Mantan Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo, memberi apresiasi tinggi atas pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini. Jokowi menyebut, pidato yang disampaikan Prabowo menunjukkan ketegasan sikap Indonesia dalam memperjuangkan isu-isu global, terutama kemerdekaan Palestina.
“Pesannya sangat jelas dan berani,” kata Jokowi, Jumat (26/9).
Menurutnya, keberanian Prabowo menyampaikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina secara terbuka di forum dunia merupakan langkah penting. Indonesia, kata dia, telah lama konsisten mendukung hak bangsa Palestina, dan sikap itu kembali ditegaskan dengan cara yang kuat di hadapan para pemimpin dunia.
“Sangat bagus, utamanya soal Palestina,” ujarnya.
Jokowi menilai, cara penyampaian pesan tersebut sekaligus membangun citra baru Indonesia dalam diplomasi internasional. Di tengah situasi geopolitik yang kompleks, sikap tegas dan tanpa basa-basi akan memberi posisi strategis bagi Indonesia di mata dunia.
“Pak Presiden menyampaikan pesan yang tegas,” tambahnya.
Ia juga melihat aksi gebrak meja Prabowo menjadi brand baru bagi politik luar negeri Indonesia. Bahkan Jokowi sempat meniru bagaimana aKai Prabowo gebrak meja.
"Ditambah dengan (Jokowi menggebrak meja, Red), sangat bagus ini bisa menjadi sebuah brand baru," ucapnya sambil tersenyum.
Pendekatan yang lebih lugas dan penuh keyakinan menunjukkan bahwa Indonesia tak hanya menjadi penonton dalam dinamika global, melainkan turut memengaruhi arah percakapan internasional.
Pidato Prabowo sendiri menjadi sorotan media internasional setelah ia beberapa kali terlihat menepuk meja saat berbicara di mimbar PBB. Aksi itu dianggap sebagai simbol ketegasan dan keseriusan Indonesia dalam menyuarakan keadilan bagi Palestina. Sikap tegas tersebut bahkan mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan panjang dari para delegasi yang hadir.
Baca Juga: Jokowi Bawa Gagasan New Economy ke Meja Dunia
Dengan dukungan dari para pendahulunya, langkah Prabowo di panggung global diyakini akan memperkuat peran Indonesia dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dan berkeadilan.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin