LombokPost - Dunia logistik tengah menuju era baru yang menakjubkan.
Inversion Space, startup asal California, AS, memperkenalkan pesawat luar angkasa Arc.
Kendaraan revolusioner itu dirancang untuk mengantarkan kargo ke berbagai penjuru dunia hanya dalam waktu kurang dari sejam.
Gizmodo Senin (6/10) melaporkan, Arc merupakan perpaduan antara spaceplane dan kapsul kargo.
Berukuran sekitar 1,2 x 2,4 meter, kendaraan tersebut mampu mengangkut beban hingga 225 kilogram.
Berbeda dengan sistem peluncuran konvensional, Inversion Space tidak hanya ingin menempatkan Arc di orbit rendah, tetapi juga menciptakan sistem pengiriman dari orbit ke titik mana pun di Bumi.
Prototipe
Sebelumnya, Inversion Space menguji prototipe pesawat luar angkasa Ray untuk menakar kemampuan terbang di orbit dan kembali ke Bumi dengan selamat.
Namun, Ray gagal dalam tahap pendaratan kembali akibat gangguan sirkuit internal sehingga mesin deorbit tidak menyala.
Meskipun mengalami hambatan teknis, uji sistem itu menjadi langkah besar bagi tim yang beranggota 25 orang untuk membangun Arc.
Kendaraan berbentuk lifting body itu dilengkapi sistem kontrol presisi dan parasut otonom yang memungkinkannya mendarat dengan akurasi hingga radius 15 meter.
’’Visi kami adalah menjadikan luar angkasa sebagai moda transportasi baru. Jenis kargo yang bernilai tinggi dan sangat sensitif terhadap waktu itulah yang memungkinkan keberhasilan sebuah misi,’’ tegas CEO Inversion Space Justin Fiaschetti.
Dia menargetkan peluncuran perdana Arc pada akhir 2026 dan membangun konstelasi global pada 2028.
Dengan izin dari Federal Aviation Administration (FAA), Inversion siap menjadikan luar angkasa sebagai bagian dari infrastruktur ekspedisi global masa depan. (din/dri/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida