Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hamas Lepas 20 Sandera, Israel Bebaskan Dua Ribu Warga Palestina

Redaksi Lombok Post • Senin, 13 Oktober 2025 | 22:30 WIB

TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa melakukan demo yang diinisiatori oleh keluarga para sandera Israel di Tel Aviv pada Selasa (26/8) waktu setempat.
TURUN KE JALAN: Para pengunjuk rasa melakukan demo yang diinisiatori oleh keluarga para sandera Israel di Tel Aviv pada Selasa (26/8) waktu setempat.
LombokPost -- Senin, (13/10) sepertinya menjadi hari paling membahagiakan bagi para tawanan Israel maupun Hamas. Sebab, mereka akhirnya bisa menghirup udara bebas dan berkumpul bersama keluarga.

Sesuai dengan kesepakatan dama yang sudah ditentukan, Hamas bersedia membebaskan sebanyak 20 warga Israel. Sebagai gantinya, Israel membebaskan 2 ribu warga Palestina.

Dilansir dari Al Jazeera, ada 20 warga Israel yang kemarin dibebaskan Hamas. Mereka, antara lain, bernama Matan Angrest, Gali, Ziv Berman, Alon Ohel, Eitan Mor, Omri Miram, dan Guy Gilbola. Tujuh orang ini tidak langsung bisa bertemu dengan keluarga masing-masing. Sebab, mereka harus mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan.


Sementara itu, dari berbagai penjara Israel, warga Palestina yang kemarin dibebaskan juga menjalani pemeriksaan media di Rumah Sakit Nasser. Di luar rumah sakit, ribuan warga Palestina menunggu kerabat mereka.


“Pembebasan para tawanan ini diharapkan menjadi momen persatuan bagi Israel,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu malam (12/10) waktu setempat. Dia menyebut hari pembabasan itu sebagai jalan baru.


Sebelumnya, Netanyahu sempat dikritik oleh keluarga sandera. Sebab dia dianggap lebih mementingkan kemenangan militer daripada keselamatan sandera.


Pada bagian lain, Minggu sore waktu Washington, Presiden AS Donald Trump berangkat ke Mesir. Dia akan mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) di Kota Sharm el-Sheikh. Agenda utama KTT tersebut adalah membahas perdamaian Gaza. “Ini akan menjadi momen yang sangat istimewa,” ucap Trump sebelum masuk ke pesawat kepresidenan Air Force One.


Dalam jadwal kunjungan, Trump disebut akan mampir ke Israel. Dia dijadwalkan bertemu dengan keluarga tawanan hingga berpidato.

Baca Juga: Nama Marwan Barghouti Dihapus dari Daftar Pertukaran Tahanan Israel, Ancam Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
KTT akan dipimpin oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Diperkirakan 20 pemimpin dunia akan hadir. Antara lain, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Prabowo Subianto.


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, negaranya tidak akan menghadiri undangan ke pertemuan puncak tersebut. Alasannya, mereka tidak akan berinteraksi dengan pihak-pihak yang telah menyerang Iran. Ini merujuk pada serangan Amerika terhadap fasilitas nuklir Iran awal tahun ini.


Sementara itu, Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Mesir, kemarin pagi waktu setempat. Prabowo dijadwalkan menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza.


Mensesneg Prasetyo Hadi pada Minggu malam menyatakan, Prabowo datang ke KTT karena mendapat undangan. Memang undangan ini mendadak.


Ada kemungkinan Indonesia akan terlibat ketika perdamaian terjadi. Keterlibatan itu berupa pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Karena itu, TNI diminta bersiap.(*)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#gencatan senjata #hamas #Israel #gaza #Palestina