Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Baru New York City Zohran Mamdani Kirim Pesan Tegas ke Presiden Trump

Yuyun Kutari • Kamis, 6 November 2025 | 04:36 WIB
Wali Kota Baru New York City Zohran Mamdani (kiri) dan Presiden AS Donald Trump.
Wali Kota Baru New York City Zohran Mamdani (kiri) dan Presiden AS Donald Trump.

LombokPost - Zohran Mamdani, seorang sosialis-demokrat dan anggota dewan negara bagian asal Queens, mencatat sejarah pada Selasa malam (4/11/2025), setelah memenangkan pemilihan Walikota New York City.

Kemenangan ini menjadikannya wali kota muslim pertama, wali kota keturunan Asia Selatan pertama, sekaligus wali kota termuda dalam lebih dari satu abad di kota terbesar di Amerika Serikat (AS). 

Mamdani, 34 tahun, berhasil meraih lebih dari 50 persen suara, mengalahkan para pesaing kuatnya, termasuk mantan Gubernur Andrew Cuomo yang maju sebagai kandidat independen, dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa.

Hasil ini menjadi pukulan telak, bagi upaya comeback politik Cuomo serta dirayakan secara nasional sebagai kemenangan besar bagi sayap progresif Partai Demokrat.

Dalam pidato kemenangannya di Brooklyn, Mamdani tidak hanya merayakan pencapaian bersejarahnya, tetapi juga menyampaikan pesan menantang dan tegas kepada Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, Trump secara terbuka mendukung Cuomo dan mengancam akan memotong dana federal untuk New York jika Mamdani yang disebutnya sebagai komunis, memenangkan pemilihan.

Mamdani menegaskan komitmennya untuk mempertahankan New York sebagai kota yang ramah bagi imigran. “New York akan tetap menjadi kota para imigran, kota yang dibangun oleh imigran, digerakkan oleh imigran, dan mulai malam ini, dipimpin oleh seorang imigran,” ujarnya disambut sorak-sorai para pendukung.

Dalam pidato yang penuh semangat itu, ia juga menantang langsung Presiden Trump. “Jadi dengarkan saya, Presiden Trump, ketika saya mengatakan ini, untuk sampai kepada salah satu dari kami, Anda harus melalui kami semua,” tegas Mamdani.

Pernyataan tersebut menegaskan tekad wali kota terpilih itu untuk melawan kebijakan dan retorika anti-imigran dari pemerintah federal, serta meneguhkan kembali peran New York sebagai kota yang menjunjung tinggi keragaman dan inklusivitas.

Zohran Mamdani sendiri lahir di Uganda dan pindah ke New York pada usia tujuh tahun. Ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 2018, dan kini, hanya tujuh tahun kemudian, berhasil menulis babak baru dalam sejarah politik Amerika. 

Mamdani dijadwalkan akan dilantik sebagai walikota ke-111 New York City pada 1 Januari 2026 mendatang. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Amerika Serikat #wali kota #Zohran Mamdani #trump #Donald Trump #muslim #new york #andrew cuomo