Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trump Kirim Utusan ke Moskow dan Kiev Jadi Babak Baru Rencana Damai Rusia-Ukraina, Serangan Rusia di Ukraina Kembali Meningkat

Lombok Post Online • Kamis, 27 November 2025 | 11:39 WIB

 

Donald Trump
Donald Trump
 

LombokPost - Upaya menghentikan perang Rusia dan Ukraina memasuki fase baru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengubah rencana perdamaian. Trump mengirim dua utusan ke Moskow dan Kiev. Fokus utama langkah ini adalah pembentukan perjanjian baru antara Rusia-Ukraina.

Trump menyampaikan bahwa utusan khusus Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff akan dikirim untuk menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pekan depan. Menantu sekaligus penasihat dekat Trump, Jared Kushner, ikut dalam pertemuan tersebut.

Sementara Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll diberangkatkan untuk menemui para pejabat Ukraina di Kiev. ”Steve Witkoff akan berangkat, mungkin dengan Jared. Saya belum pasti soal Jared, tapi dia terlibat dalam proses ini,” kata Trump kepada wartawan di Air Force One seperti dilansir dari The Guardian.

Revisi Batas Waktu

Sebelumnya Trump memberi waktu pada Ukraina untuk menyetujui proposal damai pada hari ini (27/11). Namun, dalam kesempatan yang sama, dia menepis batas waktu itu. ”Batas waktu bagi saya adalah ketika perang ini berakhir,” ujar Trump.

Rencana baru yang digagas Trump menuai sorotan karena memuat unsur penyerahan wilayah Ukraina kepada Rusia. Namun, Trump meredam kritik dengan mengatakan bahwa wilayah yang dipersoalkan tersebut mungkin akan direbut Rusia dalam beberapa bulan ke depan.

 Baca Juga: Trump Ngamuk di Gedung Putih Saat MBS Datang, Pertanyaan ABC Soal 9/11 dan Khashoggi Bikin Suasana Memanas

Pertemuan Segitiga

Trump juga mengatakan bahwa dirinya siap bertemu Putin maupun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Akan tetapi, pertemuan segitiga itu hanya terjadi jika perundingan telah memasuki tahap akhir.

”Saya berharap segera bertemu Presiden Zelensky dan Presiden Putin, tetapi hanya ketika kesepakatan menghentikan perang ini sudah final atau mendekati final,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

 Baca Juga: Trump Tawarkan Jet Siluman F-35 ke Arab Saudi, Israel Cemas Kehilangan Keunggulan Militer

Serangan Terus Berlangsung. Di tengah dorongan diplomatik, serangan Rusia di Ukraina kembali meningkat.

Kota Zaporizhzhia dihantam serangan drone besar-besaran yang memicu kebakaran dan melukai 12 orang seperti dilaporkan AFP. Serangan ini menyusul rentetan serangan terhadap infrastruktur energi yang sehari sebelumnya menewaskan tujuh warga di Kiev. (lyn/dns/JPG/r3)

Editor : Jelo Sangaji
#Amerika Serikat #perdamaian #ukraina #trump #Rusia