Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Trump Diberi Rencana Baru untuk Menyerang Iran, Akan Disampaikan Netanyahu dalam Pertemuan Pekan Depan

Lombok Post Online • Senin, 22 Desember 2025 | 07:31 WIB

 

OPSI MILITER: Presiden AS Donald Trump (kiri) direncanakan bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Florida pada 29 Desember nanti.
OPSI MILITER: Presiden AS Donald Trump (kiri) direncanakan bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu di Florida pada 29 Desember nanti.
 

LombokPost - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut akan menyampaikan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serangkaian opsi militer terhadap Iran. Netanyahu akan menyampaikannya dalam pertemuan mereka pada 29 Desember nanti di negara bagian Florida, AS, seperti dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Israel KAN.

Program Rudal Balistik

Seperti dikutip juga oleh NBC News, Netanyahu akan menyampaikan kepada Trump tentang perluasan program rudal balistik Iran. Israel memperkirakan, produksi rudal balistik Iran yang diperbarui dapat meningkat menjadi 3 ribu per bulan jika dibiarkan tanpa pengawasan.

Tel Aviv menganggap Teheran sangat serius membangun kembali kemampuan rudal dan pertahanan udaranya.

”Tel Aviv mengklaim Iran mempercepat rehabilitasi fasilitas produksi yang rusak dalam serangan sebelumnya dan secara bersamaan berupaya memulihkan sistem pertahanan udaranya,” klaim laporan KAN.

Serangan sebelumnya yang dimaksud adalah pada 13 Juni lalu. Saat itu Israel menargetkan situs militer, nuklir, dan sipil serta komandan militer senior sampai ilmuwan nuklir. ”Skenario yang diinginkan (Netanyahu) adalah serangan unilateral Israel dan mendapatkan dukungan terbatas dari AS,” sambung laporan tersebut.

Singgung Nuklir

Dalam konteks yang sama, KAN menyatakan bahwa pertemuan itu tetap menyinggung program nuklir Iran.

Khususnya rehabilitasi fasilitas pengayaan, serta isu-isu terkait pendanaan dan persenjataan kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Teheran di kawasan tersebut.

Trump, mengutip mantan pejabat di Gedung Putih, sejatinya masih fokus dalam rencana perdamaian di Gaza.

Akan tetapi, setiap ketidaksepakatan atau kemunduran dalam implementasi gencatan senjata di Gaza dapat memengaruhi kesediaan Trump untuk memberikan dukungan penuh bagi setiap aksi militer baru Israel terhadap Iran.

Seperti yang dilakukan AS saat membombardir tiga situs nuklir Iran pada 22 Juni lalu. ”Anda tahu, kami dapat melumpuhkan rudal mereka (Iran) dengan sangat cepat. Kami memiliki kekuatan besar,” kata Trump menyinggung program rudal balistik Iran tiga pekan lalu dilansir dari The Washington Post. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Amerika Serikat #Israel #iran #trump #militer