Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pelaku Teror Bondi Sempat Lempar Bom Bola Tenis

Lombok Post Online • Selasa, 23 Desember 2025 | 08:22 WIB
SIAGA: Polisi penembak jitu mengamankan area Pantai Bondi, Sidney, Australia, Senin (21/12). (AFP/JAWA POS)
SIAGA: Polisi penembak jitu mengamankan area Pantai Bondi, Sidney, Australia, Senin (21/12). (AFP/JAWA POS)

LombokPost - Naveed Akram dan ayahnya, Najid Akram sempat melempar bom rakitan. Tiga bom pipa dan satu berbentuk bola tenis ke arah kerumunan di Pantai Bondi, Australia saat perayaan Hanukah, Minggu (14/12) lalu.

Namun, bom tersebut gagal meledak.

Fakta itu terungkap dalam dokumen perkara di pengadilan setempat yang dirilis polisi New South Wales (NSW) pada Senin (22/12).

“Perangkat tersebut adalah bahan peledak rakitan yang berpotensi aktif,” demikian keterangan polisi NSW seperti dikutip The Guardian Senin (22/12).

Serangan teror di kawasan pantai Bondi itu menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya.

Pelaku utama, Naveed Akram, didakwa atas 15 pembunuhan dan 40 percobaan pembunuhan.

Ayahnya, Sajid Akram, yang disebut sebagai pelaku kedua, tewas ditembak polisi di lokasi kejadian.

Naveed dan ayahnya juga membuat video manifesto terinspirasi kelompok Islamic State (ISIS).

Video itu direkam pada Oktober lalu, menampilkan keduanya duduk di depan bendera ISIS.

Naveed menyampaikan pernyataan berbahasa Inggris tentang alasan di balik rencana serangan.

Penyidik menduga keduanya melakukan latihan menembak di wilayah pedesaan New South Wales dan melakukan pengintaian ke Bondi dua hari sebelum penyerangan.

Naveed Akram kini telah keluar dari rumah sakit dan ditahan di penjara NSW dengan pengamanan ketat. Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menilai kepolisia federal Australia dan badan intelijen kecolongan. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Rakitan #tewas #ISIS #bom #pembunuhan