Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Crane Jatuh ke Kereta Penumpang Thailand, 28 Orang Tewas

Lombok Post Online • Kamis, 15 Januari 2026 | 09:39 WIB
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi gerbong kereta yang mengalami kecelakaan akibat runtuhnya derek konstruksi di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (14/1).
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi gerbong kereta yang mengalami kecelakaan akibat runtuhnya derek konstruksi di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (14/1).

LombokPost - Sebanyak 28 orang tewas di Thailand setelah sebuah crane atau derek konstruksi jatuh ke kereta penumpang di Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (14/1).

Derek, yang sedang digunakan untuk membangun kereta api berkecepatan tinggi, jatuh ke kereta yang bergerak saat melakukan perjalanan dari Bangkok ke provinsi Ubon Ratchathani.

Hal ini menyebabkan kereta tergelincir dan terbakar menurut Departemen Hubungan Masyarakat provinsi Nakhon Ratchasima.

Menteri Transportasi Thailand Phiphat Ratchakitprakarn mengatakan, sebanyak 195 orang berada di dalam kereta saat kecelakaan terjadi.

"Pihak berwenang tengah berupaya mengidentifikasi para korban meninggal dunia," sebutnya dilansir dari ITV.

Karenanya, Phiphat telah memerintahkan para pejabat terkait untuk menyelidiki penyebab kecelakaan dalam proyek pembangunan jaringan kereta cepat tersebut.

Sementara itu, konsultan sekaligus penasihat dalam proyek kereta cepat Theerachote Rujiviphat mengatakan bahwa crane yang jatuh adalah milik perusahaan Italian-Thai Development.

“Hanya perusahaan itu yang bertanggung jawab. Kecelakaan yang mirip pernah terjadi beberapa tahun lalu di bawah tanggung jawab mereka,” ujar Theerachote, kepada AFP. Namun, perwakilan dari Italian-Thai Development belum bisa memberikan respon terkait kecelakaan ini.

Selain 28 orang meninggal, kementerian kesehatan, dikutip dari AFP, bahwa ada 64 orang yang dilarikan ke rumah sakit.

Tujuh di antaranya mengalami luka serius.Setelah ini, pihaknya juga meminta pihak rumah sakit untuk menyampaikan berapa banyak korban yang berada dalam kondisi kritis.

Sebagai informasi, proyek strategis Jalur Kereta Cepat Bangkok–Nong Khai merupakan bagian dari proyek infrastruktur besar yang bertujuan menghubungkan Thailand dengan Tiongkok melalui Laos. Proyek tersebut dirancang untuk memperkuat konektivitas transportasi dan ekonomi kawasan Asia Tenggara serta menjadi bagian dari jaringan rel Kunming–Singapura.

Saat ini, proyek masih berada pada tahap konstruksi fase pertama dengan panjang sekitar 250 hingga 253 kilometer dan dijadwalkan mulai beroperasi pada 2028.

Fase ini mencakup sejumlah stasiun, yakni Krung Thep Aphiwat Central Terminal, Don Mueang, Ayutthaya, Saraburi, Pak Chong, dan Nakhon Ratchasima.

Lantas, fase kedua akan memperpanjang jalur dari Nakhon Ratchasima menuju Khon Kaen, Udon Thani, Nong Khai, hingga tersambung ke Laos yang ditargetkan menyusul pada 2030. (raf/len/JPG/r3)

Editor : Jelo Sangaji
#thailand #meninggal dunia #korban #kereta penumpang #crane #konstruksi