LombokPost - CEO SpaceX Elon Musk kembali menggeser arah ambisi antariksa perusahaan.
Jika sebelumnya Mars menjadi tujuan utama kolonisasi manusia, kini mereka memproyeksikan bulan sebagai fokus awal pembangunan permukiman permanen.
Melalui X, Musk mengumumkan bahwa SpaceX akan mengarahkan sebagian besar sumber dayanya untuk membangun kota mandiri berkelanjutan di bulan.
Konsepnya adalah sebuah permukiman yang mampu berkembang secara bertahap melalui pemanfaatan sumber daya lokal, dukungan infrastruktur energi, serta sistem kehidupan yang menopang dirinya sendiri. Targetnya ambisius: terwujud dalam waktu kurang dari satu dekade.
Melansir dari Reuters Senin (9/2), pertimbangan teknis dan logistik menjadi alasan utama perubahan arah tersebut.
Peluncuran ke bulan dapat dilakukan lebih sering dengan waktu tempuh jauh lebih singkat daripada misi ke Mars.
Di tingkat global, keputusan Musk itu menarik perhatian karena perlombaan kedirgantaraan kembali memanas.
AS dan Tiongkok kini berlomba mengembangkan teknologi dan misi ke bulan.
Investor dan pengamat industri menilai langkah itu sebagai reorientasi strategis yang dapat mempercepat dominasi SpaceX dalam eksplorasi antariksa komersial.
Pergeseran fokus tersebut juga berlangsung di tengah manuver bisnis besar lain, termasuk rencana merger SpaceX dengan perusahaan kecerdasan buatan xAI, yang memperluas cakupan visi Musk pada integrasi teknologi AI dan infrastruktur antariksa. (din/dri/JPG/r3)
Editor : Pujo Nugroho