LombokPost - Eskalasi situasi keamanan di Meksiko yang kian memanas memicu respons cepat dari Pemerintah Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico City secara resmi telah mengeluarkan imbauan keamanan (travel advisory) bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah tersebut maupun yang berencana melakukan perjalanan ke Meksiko.
Langkah ini diambil menyusul terjadinya gelombang kerusuhan dan gangguan keamanan di beberapa titik wilayah Meksiko.
"Sehubungan dengan terjadinya kerusuhan di Negara Bagian Jalisco dan sekitarnya, KBRI Mexico City mengimbau WNI untuk: Meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, tetap tenang dan mengikuti petunjuk serta arahan otoritas setempat, menjauhi wilayah kerusuhan dan menghindari kegiatan di luar rumah yang tidak mendesak sampai kondisi benar-benar kondusif," jelas KBRI Mexico City melalui keterangannya.
KBRI meminta para WNI untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, menghindari kerumunan massa, serta menjauhi lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat aksi protes atau konflik fisik.
Dalam imbauan resminya, pihak kedutaan menekankan pentingnya bagi WNI untuk selalu membawa dokumen identitas diri dan terus memantau perkembangan informasi melalui saluran resmi pemerintah setempat serta akun media sosial KBRI Mexico City.
KBRI Mexico City juga meminta WNI di negara tersebut untuk senantiasa mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi. "Dalam keadaan darurat, segera menghubungi 911 atau hotline KBRI Mexico City di nomor +52 55 6298 5506," lanjut keterangan tersebut.
Imbauan ini menjadi acuan penting bagi WNI yang tinggal, bekerja, maupun sedang melakukan perjalanan di Meksiko, khususnya di wilayah dengan tingkat ketegangan tinggi.
Karena itu, warga asing, termasuk WNI, diminta tidak melakukan perjalanan darat ke wilayah rawan dan terus memantau pembaruan resmi dari otoritas setempat maupun perwakilan diplomatik.
Bagi mereka yang berada dalam situasi darurat, KBRI telah menyediakan nomor hotline yang dapat dihubungi selama 24 jam.
Meskipun hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam kerusuhan tersebut, langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat situasi di lapangan yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan Meksiko guna memastikan keselamatan dan perlindungan bagi seluruh warga Indonesia di sana.
Editor : Kimda Farida