Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemimpin Tertinggi Baru Iran Alireza Arafi Keluarkan Pernyataan Keras, Tegaskan Iran Tak Akan Berunding dengan AS

Kimda Farida • Selasa, 3 Maret 2026 | 13:36 WIB

Alireza Arafi
Alireza Arafi

LombokPost--Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran Alireza Arafi, mengeluarkan pernyataan keras terkait eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pidato resminya, Arafi menegaskan bahwa masa negosiasi telah berakhir dan Iran tidak akan mundur dalam menghadapi tekanan militer.

Ia menyebut Amerika Serikat telah “melampaui garis merah” dengan melancarkan serangan terhadap Iran.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi titik balik yang tidak dapat diperbaiki dan akan membawa konsekuensi serius.

“Dengan memulai perang ini, mereka menandatangani konsekuensinya sendiri. Mereka tidak tahu kapan atau bagaimana balasan itu datang, tetapi kami memegang kendali,” tegasnya dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah Iran.

Arafi juga menanggapi tudingan terkait isu nuklir yang kerap diarahkan kepada Teheran.

Baca Juga: SPMB 2026 Mataram Diperketat, Disdik Tegas Batasi Rombel dan Mulai Merger Sekolah

Ia menyebut narasi tersebut sebagai bentuk propaganda yang dilebih-lebihkan dan menilai pihak lawan tidak memahami kekuatan strategis yang dimiliki Iran.

Dalam pernyataannya, ia turut menyinggung Israel dan menegaskan bahwa setiap serangan dan tindakan yang dinilai merugikan Iran maupun sekutunya akan dimintai pertanggungjawaban.

“Setiap tindakan akan kembali kepada pelakunya,” ujarnya.

Pidato tersebut mempertegas sikap Iran yang menolak tunduk pada tekanan eksternal.

Arafi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah dalam situasi apa pun.

Baca Juga: Tiga Tentara AS Tewas, Kebijakan Perang Trump Disebut Menjijikkan

Pernyataan ini diperkirakan akan semakin meningkatkan tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama di tengah situasi yang sudah memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Editor : Kimda Farida
#Alireza Arafi #Pemimpin Tertinggi Iran #iran