Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Iran Tak Gentar, Ultimatum Trump Ditolak Mentah-Mentah Lagi

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 5 April 2026 | 10:28 WIB
Ali Abdollahi Aliabadi (Wikipedia)
Ali Abdollahi Aliabadi (Wikipedia)

 


LombokPost
- Iran secara resmi menolak ultimatum 48 jam dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengancam akan “menurunkan neraka” jika Teheran tidak segera membuat kesepakatan.

Penolakan itu disampaikan langsung oleh komando militer pusat Iran.

Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyebut ancaman Trump sebagai tindakan “putus asa, gugup, tidak seimbang, dan bodoh”.

 

“Ia tidak memahami konsekuensinya,” tegasnya, seperti dikutip Minggu (5/4).

 

Retorika Iran bahkan membalik ancaman tersebut.

 

“Gerbang neraka akan terbuka untukmu,” kata Aliabadi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan tunduk pada tekanan Washington.

Baca Juga: Trump Kembali Ultimatum Iran 48 Jam, “Neraka Akan Turun”

Sebelumnya, Trump kembali mengulang ultimatum melalui media sosial.

 

Ia mengingatkan bahwa Iran diberi waktu untuk “membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz”, dengan batas waktu yang kini tersisa 48 jam.

 

“Waktu hampir habis,” tulis Trump.

 

Namun di lapangan, eskalasi justru terus berlangsung.

 

Trump juga membagikan video ledakan besar di Teheran, disertai klaim bahwa sejumlah pemimpin militer Iran telah “dilenyapkan” dalam serangan tersebut.

 

Baca Juga: AC Milan Bersiap Hadapi Napoli, Fans Datang Beri Dukungan

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Ultimatum #Iran vs AS