LombokPost--Situasi konflik di Timur Tengah kembali memanas.
Militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengeluarkan peringatan darurat kepada warga Iran terkait potensi serangan terhadap infrastruktur transportasi.
Dalam pernyataan resminya, IDF meminta masyarakat Iran untuk tidak menggunakan kereta api dan menjauhi jalur rel hingga pukul 21.00 waktu Teheran.
Peringatan ini disampaikan melalui kanal resmi berbahasa Persia dan langsung memicu kekhawatiran luas.
“Keberadaan Anda di dalam kereta maupun di sekitar jalur rel dapat membahayakan nyawa,” demikian bunyi peringatan tersebut.
Langkah ini mengindikasikan adanya potensi serangan terhadap sistem perkeretaapian Iran, di tengah eskalasi konflik yang semakin intens antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
Baca Juga: Sepeda Biru Muda Menjamur di Kota Mataram, Ternyata Inilah Sosok di Baliknya
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa peringatan ini bukan tanpa alasan.
Dalam beberapa pekan terakhir, serangan udara terus menyasar berbagai infrastruktur strategis Iran, termasuk fasilitas energi dan militer.
Ketegangan pun semakin meningkat setelah Iran merespons dengan serangan balasan, sementara upaya gencatan senjata belum menunjukkan hasil signifikan.
Peringatan terbuka seperti ini tergolong jarang, dan biasanya menjadi sinyal kuat bahwa operasi militer berskala besar bisa segera terjadi.
Kini, warga Iran dihadapkan pada situasi mencekam—antara tetap beraktivitas atau menghindari risiko di tengah ancaman yang kian nyata.
Editor : Kimda Farida