LombokPost--Kabar mengejutkan datang dari panggung geopolitik dunia.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan bahwa Iran dan Amerika Serikat bersama para sekutunya telah menyepakati gencatan senjata menyeluruh yang berlaku segera di semua wilayah konflik, termasuk Lebanon.
Dalam pernyataan resminya di platform X, Shehbaz menyebut kesepakatan ini sebagai langkah bijak yang membuka peluang besar menuju perdamaian global.
“Dengan kerendahan hati, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama sekutunya, telah menyetujui gencatan senjata segera di seluruh wilayah, termasuk Lebanon dan lainnya, yang berlaku efektif saat ini,” tulisnya.
Tak hanya itu, Shehbaz juga mengundang delegasi kedua negara untuk hadir dalam perundingan lanjutan bertajuk “Islamabad Talks” yang dijadwalkan berlangsung pada 10 April 2026 di Islamabad.
Baca Juga: Terima Dukungan Anggaran dari UNDP, NTB Upayakan Perlindungan Hutan dan Air di Pulau Sumbawa
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik krusial untuk mencapai kesepakatan damai permanen dan menyelesaikan seluruh konflik yang ada.
Ia menilai kedua pihak telah menunjukkan kebijaksanaan luar biasa serta komitmen dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Pemerintah Pakistan pun optimistis bahwa dialog lanjutan ini akan menghasilkan terobosan besar.
Dunia kini menanti, apakah “Islamabad Talks” benar-benar menjadi awal dari berakhirnya ketegangan panjang antara Iran dan Amerika Serikat? Atau justru babak baru dari negosiasi yang lebih kompleks?
Editor : Kimda Farida