LombokPost-Insiden mengerikan menimpa kapal dagang MV Gold Autumn yang meledak di perairan Laut Arab pada 7 April 2026. Di tengah situasi darurat dan kepanikan di tengah lautan, tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia dipastikan selamat dari maut dan kini tengah dalam proses pemulangan ke Tanah Air.
Tragedi bermula saat ledakan dahsyat terjadi secara tiba-tiba di atas kapal. Kondisi kritis tersebut memaksa sang nakhoda mengambil keputusan cepat dengan menginstruksikan seluruh awak kapal segera melakukan evakuasi dan meninggalkan kapal.
Para kru, termasuk tiga pahlawan devisa asal Indonesia, sempat terombang-ambing di laut lepas sebelum bantuan datang.
Baca Juga: Ada Keterlibatan Gedung Putih di Balik Inisiatif Pakistan
Kelompok pekerja migran ini pertama kali diselamatkan oleh kapal MV Yunis yang kebetulan melintas di sekitar titik lokasi. Tidak berselang lama, tim patroli Angkatan Laut Pakistan tiba dan mengevakuasi seluruh korban ke wilayah daratan yang aman.
Saat ini, ketiga ABK Indonesia tersebut telah diamankan di Karachi, Pakistan, dalam kondisi fisik yang baik dan stabil.
Perwakilan pemerintah Indonesia terus memberikan pendampingan intensif untuk memastikan kebutuhan dan hak mereka terpenuhi pasca trauma di lautan.
Kementerian Luar Negeri RI telah bergerak cepat merampungkan seluruh proses kepulangan para korban. Segala urusan administrasi, termasuk penyediaan tiket penerbangan yang difasilitasi oleh pihak agen kapal, telah diselesaikan. Ketiga WNI tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada 12 April 2026.
Sebagai informasi, MV Gold Autumn merupakan kapal komersial berbendera Panama yang dioperasikan oleh sebuah perusahaan asal China.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei di Qom Saat Diserang? Ledakan Meluas Guncang Iran, Dunia Tahan Napas!
Saat insiden terjadi, kapal yang membawa total 22 kru dari berbagai kewarganegaraan itu tengah melakukan pelayaran dari Shanghai menuju Oman. Titik ledakan diperkirakan berada di jarak sekitar 200 mil laut dari pesisir pantai Pakistan.
Hingga berita ini diturunkan, otoritas keamanan maritim setempat masih terus menyelidiki pemicu pasti ledakan tersebut. Insiden nahas ini dilaporkan memicu kerusakan struktural yang sangat parah serta melumpuhkan seluruh sistem operasional kapal.
Pemerintah Indonesia secara resmi telah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Pakistan atas respons cepat tanggap dalam menyelamatkan para awak kapal.
Peristiwa di perairan internasional ini sekaligus menjadi peringatan krusial bagi seluruh pekerja migran Indonesia di sektor pelayaran agar terus menjaga kewaspadaan dan menjalin komunikasi aktif dengan pihak kedutaan.
Editor : Akbar Sirinawa