Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Keterlibatan Gedung Putih di Balik Inisiatif Pakistan

R
Penulis: Redaksi❯
Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif (IST)
Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif (IST)

Advertisement

LombokPost - Inisiatif Pakistan memediatori gencatan senjata dan negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat (AS) menuai banyak apresiasi. Bahkan ada yang menyebut negeri yang beribu kota di Islamabad itu berhasil mencegah terjadinya perang nuklir.

Itu jika merujuk kepada ancaman bumihangus Presiden AS Donald Trump kepada Iran, mengembalikannya ke “zaman batu.” Itu jika sampai 7 April mereka tak membuka Selat Hormuz.

Tapi, benarkah itu murni inisiatif Pakistan? Laporan New York Times edisi Kamis (9/4) menunjukkan ada keterlibatan tangan-tangan Gedung Putih di baliknya.

Menurut media terkemuka AS tersebut, saat Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mencuitkan di akun X-nya pada 7 April permintaan kepada Trump agar memperpanjang tenggat, Gedung Putih yang sebenarnya mendiktekan isinya. Bahkan, di twit awal Sharif yang kemudian dihapus, masih ada kata “draf.”

“Inilah kenapa AS mendukung kudeta terhadap Perdana Menteri Pakistan yang independen Imran Khan dan membantu Shehbaz Sharif, seorang boneka korup AS dari dinasti oligarkis, berkuasa,” tulis Benjamin Norton, editor GeopoliticalEconomy.com, di akun X-nya kemarin (10/4).

Advertisement

Sharif diduga menjadi medium “exit strategy” yang tepat bagi AS tanpa harus kehilangan muka setelah bersama Israel gagal menaklukkan Iran.

Negeri Paman Sam itu sudah megap-megap menjalankan operasi militer lewat udara, sedangkan serangan via darat, seperti dinyatakan banyak petinggi militer AS, sama dengan upaya bunuh diri.

Mosi Tidak Percaya

Sharif menjadi PM setelah Imran Khan tumbang akibat mosi tidak percaya di Majelis Nasional Pakistan pada 9 April 2022. AS disebut-sebut berada di balik pergantian rezim itu.

Khan dikenal sebagai sosok antiperang. Dia mengkritik berbagai pendekatan militeristik AS, mulai dari Iraq sampai Afghanistan. Mantan bintang kriket itu juga kritis terhadap dominasi militer negaranya.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : pakistan, amerika serikat, Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Serangan Pakistan di Afghanistan Tewaskan 36 Warga Sipil

Serangan Pakistan di Afghanistan Tewaskan 36 Warga Sipil

Serangan udara Pakistan di tiga provinsi timur Afghanistan menewaskan sedikitnya 36 warga sipil dan melukai 163 orang.

AS Yakin Bisa Diteken, Iran Masih Mengkaji

AS Yakin Bisa Diteken, Iran Masih Mengkaji

Pakistan Optimistis Kesepakatan Akan Segera Diteken. Kesepakatan Damai, Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Langsung Dibuka. Teheran Masih Kaji.

Tingkatkan Diplomasi, Menteri Dalam Negeri Pakistan Kunjungi Teheran Dua Kali dalam Seminggu

Tingkatkan Diplomasi, Menteri Dalam Negeri Pakistan Kunjungi Teheran Dua Kali dalam Seminggu

Mendagri Pakistan Mohsin Naqvi kunjungi Teheran dua kali dalam sepekan, bahas mediasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer